Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Bisnis Pengharum Mobil, Bisa Dilakukan di Rumah

Kompas.com - 25/09/2023, 19:39 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Kompas.com – Zaman sekarang, mobil sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran kendaraan roda empat ini menjadi penunjang mobilitas banyak orang untuk beraktivitas .

Selain itu, bagi beberapa orang, mobil sudah dianggap sebagai rumah kedua. Tentunya, interior yang selalu rapi dan wangi menjadi impian bagi setiap pemilik mobil.

Mobil yang wangi tentunya tidak terlepas dari parfum yang beraroma tepat. Hal ini tentunya bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Baca juga: 7 Tips Jitu Mendongkrak Penjualan dengan Program ‘Flash Sale’

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika bisnis pengharum mobil, seperti membutuhkan modal yang kecil, segmen pasar yang jelas, dan pasti akan laku di pasaran.

Beragam keuntungan ini menjadi daya tarik bagi calon pebisnis yang bingung dalam memulai usaha.

Ingin memulai bisnis pengharum mobil? Simak tips berikut ini seperti yang telah dirangkum dari beberapa sumber.

Baca juga: Jeli Melihat Peluang, Evi Sukses Membangun Usaha Kuliner Damelecho

1. Tentukan Model Usaha

Bisnis pengharum mobil dapat dijalankan dengan beberapa konsep, mulai dari membuat pengharum sendiri, private label, mitra, dan waralaba atau franchise. Kamu bisa menyesuaikan model usaha dengan modal yang kamu miliki.

2. Amati Pasar

Sebelum memulai usaha, kamu perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, kesukaan konsumen, dan perilaku konsumen. Sehingga produk pengharum yang kamu buat disukai dan laris di pasaran.

3. Siapkan Modal

Modal yang kamu gunakan untuk memulai usaha ini cukup sedikit tergantung model bisnis yang dipilih.

Baca juga: Catat Rekor Terbesar, Transaksi Bazar UMKM PLN Bersama BUMN Tembus Rp2,3 Miliar

Kamu bisa memulai dengan modal Rp 500.000 dengan konsep private label, yakni mencari produsen parfum lalu buat branding kamu sendiri. Kamu bisa mencari produsen dari tangan pertama agar mendapatkan harga miring.

4. Buat Katalog dan Sampel

Katalog dan sampel menjadi alat yang penting untuk memperkenalkan produk pengharum mobil kamu ke konsumen. Katalog harus memberikan informasi yang lengkap mengenai produk kamu, seperti nama, deskripsi, aroma, harga, kemasan, dan cara pesan.

5. Tentukan Harga Jual

Kamu bisa menentukan harga jual pengharum mobil sesuai dengan harga di pasaran. Di pasaran atau toko online, harga pengharum mobil berbeda-beda tergantung varian dan jenisnya, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 40 ribu.

Baca juga: Simak 8 Alasan Pelaku UMKM Harus Miliki Merek Dagang

Kamu bisa mengecek terlebih dahulu produk sejenis yang ada di marketplace atau offline store. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan kamu dalam menentukan harga jual.

6. Buat Promosi yang Menarik

Promosi sangat dibutuhkan untuk menarik konsumen. Ada beberapa promosi yang bisa kamu lakukan, seperti diskon, hadiah, bonus, atau program loyalitas untuk pembeli pertama atau pelanggan setia.

7. Lakukan Pemasaran

Salah satu upaya yang bisa kamu lakukan agar pengharum mobil mu cepat laku dan habis yaitu dengan pemasaran.

Baca juga: 5 Tips Sukses Usaha Sayuran Segar bagi Pelaku UMKM

Kamu bisa memanfaatkan media sosial seperti Instagram, WhatsApp, Facebook, dan lainnya untuk mengiklankan produkmu.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan eCommerce seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan eCommerce lain untuk menjual produkmu. Kamu bisa memanfaatkan program “Flash Sale” untuk produkmu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau