Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

537 UMK Binaan Pertamina Berhasil Naik Kelas

Kompas.com, 16 Desember 2023, 09:32 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat sebanyak 573 dari 820 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan berhasil lulus dan naik kelas dalam program UMK Academy 2023.

VP CSR & SMEPP Management Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan dari kelulusan tahun sebelumnya dengan 511 UMK.

"Melalui program UMK Academy ini, Pertamina terus meningkatkan keterampilan para pelaku usaha, yang mencakup aspek produksi hingga manajerial, sehingga seluruh pelatihan dapat mengubah mindset mereka untuk terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (15/12/2023).

Baca juga: 4 Rahasia Mudah Ekspor ala Noro Ardanto, Pemilik usaha Lampu Runa

Dalam virtual graduation day UMK Academy, sebanyak 573 UMK tersebut terdiri atas kelas Go Modern sebanyak 178 UMK, Go Digital 240 UMK, Go Online 91 UMK, dan Go Global 64 UMK.

Selain itu, UMK Academy 2023 memilih UMK Champion dan runner up di setiap kelas, dengan hadiah hibah peralatan penunjang produksi masing-masing senilai Rp30 juta untuk champion dan Rp20 juta untuk posisi runner up.

Penilaian peserta berdasarkan parameter kelas masing-masing yakni Go Modern (optimalisasi mesin), Go Digital (manfaatkan sosial media, aplikasi digital, dan cash solution), Go Online (maksimalkan e-commerce), dan Go Global (perluasan pasar, produksi, dan omzet).

Fajriyah menambahkan UMK Academy menyadari pentingnya keberlanjutan dalam sektor ekonomi kreatif, dengan menempatkan penekanan besar pada pengembangan produk yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan.

"Dengan demikian, para UMKM binaan Pertamina turut andil berkontribusi pada tujuan yang lebih luas dalam membentuk lanskap ekonomi yang lebih hijau dan ramah lingkungan," jelasnya.

Ia melanjutkan UMK Academy Pertamina juga menekankan pada inovasi berkelanjutan, terutama Go Green untuk dorong bisnis ramah lingkungan dengan fokus pada bahan baku, kemasan, manajemen sampah, dan optimalisasi produksi demi memperluas akses pasar ekspor.

Seperti, Astryani, pemilik Jawa Classic, memulai usaha pada 1999 dan bergabung dengan Pertamina sejak 2022.

Produknya seperti rak, kursi, dan kitchen ware telah diekspor ke lima benua, terutama diminati pasar Eropa sebagai konsumen utama.

"Semoga ke depannya akan ada lagi pelatihan yang akan semakin menambah ilmu untuk semakin mengembangkan usaha kami," ucapnya.

Baca juga: 4 Tips Sukses Mengubah Karung Beras Bekas ala Artisa, Founder Tiga Mata Sapi

Sementara itu, Sugihatta Hendrata Kuswono, pemilik Berkah Borneo, yang berfokus pada industri minuman, khususnya produksi minuman teh probiotik atau kombucha, juga berterima kasih kepada Pertamina atas pendampingan di kelas Go Online.

"Kami dihadapkan pada tantangan untuk menjadi kreatif dan mencari peluang melalui platform digital seperti Google Business, media sosial, website, dan adsense untuk meningkatkan performa usaha," ucapnya, sebagai UMK binaan Rumah BUMN Balikpapan.

Fajriyah juga mengatakan graduation day UMK Academy 2023 telah menandai puncak perjalanan transformasi bagi para lulusan, yang menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap pengembangan profesional mereka.

"Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pertamina untuk menumbuhkan potensi dan mempersiapkan mereka untuk tantangan dan peluang dalam lanskap bisnis yang dinamis saat ini," sebutnya.

Menurut dia, kegiatan pembinaan UMK melalui program UMK Academy merupakan bentuk dukungan dalam implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8, yakni mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, yang juga menjadi bagian dari environmental, social, and governance (ESG).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau