Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips Sukses Mengubah Karung Beras Bekas ala Artisa, Founder Tiga Mata Sapi

Kompas.com - 14/12/2023, 12:30 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Siapa sangka, karung beras bekas yang biasanya tersimpan di gudang penyimpanan ternyata memiliki nilai jual yang tinggi jika dioah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Hal ini tentunya menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi calon pengusaha yang ingin menjalankan suatu bisnis. Cukup bermodalkan keterampilan dan kreativitas untuk mengolahnya, karung beras siap disulap menjadi produk bernilai jual.

Kamu bisa mengolah karung bekas menjadi berbagai barang yang bermanfaat, seperti tas, sarung bantal, celemek, dan totebag.

Baca juga: 48 Pelaku UMKM Indonesia Ikuti Merdeka Export 2023 Melaka-Malaysia

Seperti yang dilakukan Artisa sejak tahun 2016 bersama ibunya membangun Tiga Mata Sapi. Ia memanfaatkan limbah karung beras sehingga memiliki nilai tambah.

“Saat ini memang sudah banyak bisnis yang fokus di daur ulang dan terkadang membuat kita minder untuk menjalankan bisnis daur ulang. Padahal,seharusnya ini bisa dijadikan motivasi dan semangat untuk terlibat di daur ulang. Karenanya, kita coba bikin sarung bantal dan apron buat masak dari karung beras,”

Hal itu disampaikan Artisa saat ditemui Kompas.com pada acara SEMASAQU di The Brickhall Fatmawati City Center, Jakarta Selatan pada Jum’at (8/12/2023).

Baca juga: Ketahui Peluang, Keuntungan, dan Tantangan Usaha Jamu Tradisional

Bagaimana tips Artisa dalam menjalankan usaha Tiga Mata Sapi? Untuk mengetahui tipsnya, simak 4 tips berikut ini.

1. Fokus Terhadap Lingkungan

Bisnis membuat produk dari limbah karung beras tidak hanya berbicara keuntungan, ada hal lain yang lebih menjadi fokus kamu dalam menjalankan usaha ini, yaitu keberlanjutan lingkungan dan bumi.

Artisa mengatakan, brand Tiga Mata Sapi yang dirintis oleh dirinya memang memiliki fokus terhadap lingkungan.

2. Masukkan Pesan Atau Cerita Di Setiap Produk

Sebagai upaya menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan bumi, kamu harus memasukan pesan atau cerita dalam setiap produk yang kamu buat.

Baca juga: Bantu Buka Peluang Usaha untuk Masyarakat, Dreg’s Barbershop Buka Kursus Potong Rambut Gratis

“Saya membuat produk selalu memasukan pesan atau cerita, baik dalam bentuk gambar atau tulisan. Saya ingin pesannya tersampaikan, misalnya ada isu polusi, saya ingin mereka paham dan tercerahkan melalui gambar yang saya buat,” kata Artisa.

Produk Tiga Mata Sapi dari Karung BerasNur Wahyu Pratama Produk Tiga Mata Sapi dari Karung Beras

Oleh karena itu, bisnismu tidak hanya mendaur ulang limbah karung bekas menjadi barang yang bisa dijual, akan tetapi kamu harus bisa mengangkat isu-isu di dalamnya.

3. Tingkatkan Penjualan Online dan Ikuti Bazar

Tips yang ketiga yaitu, kamu harus manfaatkan semaksimal mungkin penjualan melalui online dan mengikuti bazar yang ada.

“Awalnya kita hanya word of mouth saja, tapi saat ini kita melalui online dan minta teman untuk membantu promosikan produk kita. Kalau ada bazar pasti penjualannya cepat dan meningkat, tapi kalau online tidak bisa ditebak penjualannya,” tutur Artisa.

Baca juga: Scale Up Bisnis, Networking Salah Satu Cara Tanpa Modal yang Bisa Dicoba

4. Libatkan Banyak Orang

Sebagai bentuk memperluas dampak terhadap bumi dan sosial, kamu harus mengulurkan tangan untuk melibatkan lebih banyak orang di dalam bisnismu.

“Saat ini banyak pihak yang terlibat dalam produksi kita, seperti teman saya yang di Yogyakarta untuk membantu kita untuk menjahit produk yang membutuhkan mesin jahit khusus. Oleh karena itu, semoga bisa memberikan dampak yang baik untuk bumi,” tutup Artisa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau