Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Efektif Melakukan Quality Control Produk, Pebisnis Perlu Tahu

Kompas.com - 27/05/2024, 20:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bisnis yang menwarkan produk atau barang tentunya harus rutin melakukan quality control. Sayangnya, beberapa bisnis masih kurang memperhatikan quality control dan hanya fokus pada jumlah produksi barang saja. Padahal quality control bisa mempengaruhi penjualan dan citra perusahaan.

Quality control adalah kegiatan untuk memastikan produk yang nantinya samai ke konsumen berada dalam kondisi baik sesuai dengan standar keunggulan produk yang telah ditetapkan.

Artinya, quality control bertujuan untuk menghindari penjualan produk cacat, jadi harus diperiksa kembali kualitasnya.

Kelebihan dari quality control adalah perusahaan bisa mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan yang ada. Jangan sampai produk yaang gagal terlanjur sampai ke konsumen dan membuat mereka kecewa dan berpotensi mengurangi citra positif perusahaan.

Baca juga: 3 Alasan Bisnis Perlu Melakukan Kolaborasi, Simak Penjelasannya

Cukup mudah untuk melakukan quality control, berikut adalah cara efektif melakukan quality control yang jangan sampai kamu lewatkan, seperti yang dilansir dari nexonautomation.com

Menjamin Kepuasan Pelanggan

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan saat quality control adalah memastikan produk memiliki standar kualitas. Bukan hanya berkualitas, melainkan juga bisa menjamin kepuasan pelanggan.

Bagaimana cara memastikan produk yang dibuat bisa menjamin kepuasan pelanggan? Kamu perlu memahami produk seperti apa yang dibutuhkan pelanggan.

Mulai dari bahan baku yang digunakan, penggunaan produk yang efisien, hingga mengatur logistik dan distribusi agar saat barang sampai ke konsumen masih dalam kondisi prima.

Jika kamu menjual produk makanan, usahakan rutin melakukan quality control terhadap kesesuaian rasa, bahan yang digunakan, hingga konsistensi dari penyajian (porsi, komplimen tambahan, dan sebagainya).

Semua ini termasuk dalam quality control. Beberapa hal tersebut bisa meningkatkan kepuasan para pelanggan terhadap produk yang kamu tawarkan. Jika pelanggan puas, maka citra perusahaan juga semakin positif.

Baca juga: Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Branding Bisnis

Bukan Hanya Produk, Tim Juga Perlu Berkualitas

Membangun sebuah tim yang berkualitas juga termasuk quality control. Mengapa demikian? Karena untuk memproduksi produk juga membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Semakin baik kerja dari SDM, maka produk yang dihasilkan juga semakin baik. Bila SDM kerja asal-asalan dan tidak kompeten, tentunya berisiko terjadi kesalahan produksi karena produk tidak sesuai dengan standar.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah membangkitkan motivasi pekerja untuk kerja totalitas. Komunikasi yang rutin juga diperlukan karena kamu harus mengetahui apa saja kendala yang dirasakan oleh pekerja.

Mungkin saja, beberapa kinerja SDM tidak maksimal karena ada hambatan lain seperti mesin yang kurang mendukung atau karena lingkungan kerja yang kurang harmonis.

Menjaga Logistik Berfungsi Baik

Quality control juga mencakup kualitas mesin, alat produksi, dan penunjang lainnya. Jika logistik yang digunakan tidak berfungsi dengan baik maka produk yang dihasilkan bisa mengalami kegagalan.

Halaman:

Terkini Lainnya

6 Ide Bisnis Mudah Bermodal Uang Pesangon untuk Karyawan yang Terkena PHK

6 Ide Bisnis Mudah Bermodal Uang Pesangon untuk Karyawan yang Terkena PHK

Training
WamenKop: Koperasi Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan dan Jeratan Rentenir

WamenKop: Koperasi Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan dan Jeratan Rentenir

Training
5 Ide dan Peluang Binsis Produk Skincare dari Susu Sapi

5 Ide dan Peluang Binsis Produk Skincare dari Susu Sapi

Training
Olah Limbah Jadi Mainan Anjing, Warga Purworejo Sukses Ekspor Produk Ke Belgia

Olah Limbah Jadi Mainan Anjing, Warga Purworejo Sukses Ekspor Produk Ke Belgia

Program
Tantangan dan Strategi Tarunira Mendorong Digitalisasi Petani Lontar

Tantangan dan Strategi Tarunira Mendorong Digitalisasi Petani Lontar

Training
Kisah I Komang Sukarma, Berdayakan Petani Lontar di Karangasem Melalui Tarunira

Kisah I Komang Sukarma, Berdayakan Petani Lontar di Karangasem Melalui Tarunira

Jagoan Lokal
Pemerintah Jadikan KSUKB Bank Nagari sebagai Role Model Holdingisasi Koperasi

Pemerintah Jadikan KSUKB Bank Nagari sebagai Role Model Holdingisasi Koperasi

Training
iFortepreneur 2024 Dorong Transformasi Digital UKM Indonesia

iFortepreneur 2024 Dorong Transformasi Digital UKM Indonesia

Program
Cerita Ryan, Berbisnis Helm Anak Berawal dari Rasa Peduli

Cerita Ryan, Berbisnis Helm Anak Berawal dari Rasa Peduli

Jagoan Lokal
Tren Bisnis Laundry Tahun 2025, Seperti Apa Prediksinya?

Tren Bisnis Laundry Tahun 2025, Seperti Apa Prediksinya?

Training
Seminar Laundry Innovation Summit 2024 Akan Digelar pada 9-10 Desember

Seminar Laundry Innovation Summit 2024 Akan Digelar pada 9-10 Desember

Program
Langkah Budi Arie Setiadi Revitalisasi Koperasi, Apa Saja?

Langkah Budi Arie Setiadi Revitalisasi Koperasi, Apa Saja?

Program
Maybank Indonesia Beri Solusi Finansial Customer-Centric untuk UKM

Maybank Indonesia Beri Solusi Finansial Customer-Centric untuk UKM

Program
Hingga September 2024, Pembiayaan UKM Berbasis Syariah di Maybank Indonesia Capai Rp 30,98 Triliun

Hingga September 2024, Pembiayaan UKM Berbasis Syariah di Maybank Indonesia Capai Rp 30,98 Triliun

Program
7 Ide Bisnis Produk Makanan dan Minuman Olahan dari Susu Sapi

7 Ide Bisnis Produk Makanan dan Minuman Olahan dari Susu Sapi

Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau