Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Branding Bisnis

Kompas.com - 27/05/2024, 13:16 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelaku usaha yang sedang merintis bisnis, perlu melakukan branding agar bisnisnya dikenal banyak orang.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu dengan menggunakan iklan di media sosial, membuat company profile, dan sebagainya. 

Settiap pelaku usaha bebas melakukan strategi branding yang sesuai dengan visi misi bisnisnya.

Baca juga: Ingin Branding Bisnis Lewat Video? Ini Modal yang Kamu Butuhkan

 

Namun demikian, jangan sampai strategi branding justru menjadi bumerang. Kesalahan dalam melakukan branding akan berpengaruh pada reputasi bisnis ke depannya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kesalahan-kesalahan fatal yang mungkin terjadi saat melakukan branding, agar dapat menghindarinya.

1. Warna Logo yang Terlalu Ramai

Salah satu alat branding suatu usaha, yaitu dengan membuat logo yang menarik. Bermula dari logo tersebut, orang-orang akan tertarik untuk mengenal bisnismu lebih dalam. Hingga akhirnya, berujung pada pembelian produk usaha dan peningkatan penjualan. 

Logo suatu usaha juga bisa memengaruhi kesan pertama orang yang melihatnya. Jadi, jangan sampai kamu membuat logo yang kurang nyaman dilihat. Contohnya warna logo yang terlalu ramai dan mencolok. 

Coba gunakan warna-warna yang kalem dan perhatikan perpaduan warnanya. Jika kamu merasa kurang ahli soal desain logo, kamu bisa merekrut desainer atau menggunakan jasa desain grafis. 

Baca juga: 3 Tips Membangun Branding di Media Sosial

2. Tidak Paham dengan Kelebihan Brand Sendiri

Ketika seorang pelaku usaha melakukan branding, biasanya mereka akan menunjukkan kelebihan dan ciri khas untuk memikat calon pembeli. Hal ini penting, supaya kamu juga paham akan kualitas brand-mu sendiri. 

Lalu, bagaimana jika seorang pengusaha tidak paham dengan kelebihan brand? Nantinya brand-mu tidak memiliki nama yang kuat dalam benak orang banyak. Selain itu, orang-orang menjadi tidak tertarik dengan produk yang kamu tawarkan. 

Kamu bisa memulainya dengan membuat klaim berupa manfaat yang akan dirasakan dari menggunakan produkmu. Misalnya, produk skincare buatanmu dapat melembabkan kulit lebih lama atau dapat meredakan bekas jerawat dalam waktu singkat. 

Baca juga: Pentingnya Penggunaan Label untuk Produk UMKM, Salah Satunya Branding

3. Lupa Mendaftarkan Logo pada Hak Cipta

Kamu tentu pernah menjumpai kasus logo suatu brand yang digunakan oleh brand lain dengan nama yang berbeda.

Meski tidak sama persis, ada beberapa kemiripan yang bisa kamu temukan.

Kejadian seperti ini sebenarnya dapat dilaporkan, jika kamu sudah mendaftarkannya pada hak cipta.

Maka dari itu, sebaiknya logo brand yang sudah kamu buat segera didaftarkan pada pihak hak cipta atau hak kekayaan intelektual. Upaya ini perlu dilakukan, agar logomu tidak disalahgunakan atau dipakai oleh brand produk lain. 

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau