Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini 3 Cara Efektif Benahi Reputasi Bisnismu di Platform Online

Kompas.com - 26/06/2024, 08:00 WIB
Alfiana Rosyidah,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Terkadang kamu sering menjumpai banyak komentar negatif di media sosial yang mengarah pada merek produk tertentu. Kamu pun bisa melihat reputasi merek tersebut dipengaruhi oleh komentar-komentar dari netizen. 

Komentar yang negatif dari netizen seringkali akan membuat citra atau reputasi merek menjadi buruk di mata banyak orang. Dampaknya bisa berlanjut pada penjualan produk serta mengganggu kerja sama dengan pihak eksternal bisnis. 

Oleh karena itu, sebagai pebisnis kamu perlu untuk menjaga reputasi bisnismu. Cara yang dilakukan pun juga harus efektif agar reputasi bisnismu tetap terjaga dengan baik. Untuk mengetahuinya, kamu bisa menyimak artikel berikut yang dilansir dari business.com

Baca juga: Ingin Menjaga Reputasi Bisnis? Simak 3 Rencana yang Harus Dilakukan

Cek Seluruh Media Sosial

Kebanyakan review masyarakat mengenai merek produk berasal dari media sosial. Bahkan, tidak hanya dalam satu media sosial, netizen juga biasa membicarakan merek produk tertentu dalam berbagai platform online. 

Meski bisnismu hanya menggunakan media sosial tertentu untuk melakukan branding dan promosi, kamu tetap harus memeriksa reputasi bisnismu di semua platform online. Kamu bisa memulainya dengan mencari nama merek bisnismu dalam kolom pencarian media sosial. 

Jika kamu merasa kesulitan melakukannya sendiri, biarlah tim media sosial dalam bisnismu yang melakukan pemeriksaan reputasi. Kamu juga bisa merekrut tim profesional untuk memeriksa reputasi bisnismu di media sosial secara keseluruhan. 

Baca juga: Ingin Benahi Reputasi Bisnismu? Ini 3 Hal yang Harus Dipantau

Tanggapi Ulasan Konsumen

Sebagai bentuk kepedulianmu terhadap reputasi bisnis, sebaiknya kamu menanggapi berbagai ulasan konsumen, baik di media sosial maupun review di Google Maps. Jika kamu menemukan ulasan yang positif, sampaikanlah ucapan terima kasih pada mereka. 

Namun, jika kamu menemukan ulasan negatif atau hujatan di media sosial, kamu bisa menanggapinya dengan tenang. Berikan solusi atau alternatif lain untuk menyelesaikan permasalahan dari konsumen yang bersangkutan.

Bersikap Transparan dan Akui Kesalahan

Sebagai seorang pebisnis, tentunya kamu bukanlah orang yang tidak luput dari kesalahan. Terkadang kesalahan bisa datang dari karyawanmu atau melalui kejadian yang tidak terduga lainnya. 

Baca juga: 3 Cara Menjaga Reputasi Bisnis di Platform Online

Beberapa konsumen mungkin merasa tidak terima dengan kesalahan tersebut dan memutuskan untuk mempublikasikannya di media sosial. Akhirnya, reputasi bisnismu dipertaruhkan di hadapan masyarakat. 

Jika kamu bertemu kondisi demikian, sebaiknya periksa ulang kejadian tersebut untuk mengidentifikasi akar masalahnya. Apabila memang kesalahan berasal dari bisnismu, sebaiknya kamu mengakui kesalahan dan melakukan penyelesaian masalah. 

Dengan mengakui kesalahan, bisnismu akan dinilai bertanggung jawab dan peduli pada konsumen. Hal ini akan memperbaiki reputasi bisnismu di mata banyak orang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau