Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Negara Potensial Tujuan Ekspor Daun Pisang, Catat!

Kompas.com, 10 Januari 2025, 20:26 WIB
Add on Google
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang bisa dimanfaatkan secara ekonomi. Salah satu flora khas negara tropis yang bisa dijual yaitu pohon pisang.

Hampir seluruh bagian pisang yaitu daun, jantung, buah, dan bagian batangnya punya nilai jual. Oleh karena itu, pohon pisang punya potensi bisnis yang tinggi.

Data Kementerian Perdagangan mencatat ekspor daun pisang asal Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, ekspor daun pisang dari Indonesia sebanyak 7.905 ton atau memiliki nilai ekspor 4,2 juta dollar Amerika Serikat atau Rp 6,5 triliun.

Baca juga: Kenali Peluang Bisnis Ekspor Daun Pisang

Hal tersebut menandakan peluang ekspor daun pisang cukup besar. Sementara produksinya di Indonesia juga terbilang melimpah.

Lalu negara mana saja yang membutuhkan daun pisang? Berikut ulasan negara tujuan ekspor daun pisang seperti dirangkum dari laman Kementerian Koperasi.

1. Australia

Data Australia Export Potential Map mencatat potensi ekspor daun pisang ke Australia mencapai 2,4 ribu dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 3,7 miliar. Namun, ekspor daun pisang Indonesia ke Australia sama sekali belum pernah terjadi.

Kamu bisa menjadikan Australia menjadi salah satu target dalam ekspor daun pisang. Jarak yang dekat dan permintaan yang tinggi tentu menjadi sangat menarik untuk diperhitungkan.

2. Amerika Serikat

Potensi ekspor daun pisang ke AS mencapai 161.000 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 2,5 miliar. Namun, capaian tersebut belum bisa dipenuhi dari Indonesia.

Baca juga: Peluang Ekspor Daun Pisang, Bisa Untung Ratusan Ribu Rupiah

Peluang ekspor tujuan AS masih sangat terbuka lebar dan kamu bisa mencobanya.

3. Arab Saudi

Data yang diungkap Eksport Potential Map menyebut potensi Indonesia melakukan ekspor daun pisang ke Arab Saudi mencapai 23.000 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 3,5 miliar.

Baca juga: Daun Pisang Bisa Jadi Peluang Bisnis, Kenali 5 Tahap Berikut Ini

Potensi ini terus meningkat dari tahun ke tahun karena Indonesia sudah banyak yang melakukan supply ke Arab Saudi.

4. Jepang

Data Export Potential Map mencatat potensi ekspor daun pisang ke Jepang sekitar 313.000 dollar Amerika Serikat atau Rp 48,5 miliar.

Adapun ekspor ini baru terealisasi 555.000 dollar Amerika Serikat atau Rp 86 miliar.

Nilai ekspor yang tinggi mengindikasikan makin banyak kebutuhan akan daun pisang yang bersumber dari Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau