Yang Mau Bisnis Catering, Simak Tahapan Ini Biar Sukses

Kompas.com - 19/01/2022, 14:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Yang punya hobi memasak, tidak ada salahnya mencoba membuka bisnis catering. Bisnis ini punya pasar yang cukup besar, dan terbuka bagi siapapun yang ingin masuk.

Meski pasar terbuka lebar, pebisnis katering tetap dituntut untuk jeli dan benar-benar melakukan perhitungan bisnis. Tanpa strategi yang tepat, akan sangat mungkin pelaku bisnis ini mengalami kegagalan.

Untuk itu, ada sejumlah hal yang musti diperhatikan bagi kamu yang ingin mencoba peruntungan di bisnis catering ini.

Baca juga: Foto Produk yang Ciamik Bisa Bantu Penjualan, Ini Tipsnya

1. Lakukan Riset Pasar

Riset pasar sangat penting untuk mengetahui pasar yang paling dekat untuk digarap, apakah katering untuk kantoran, sekolah, rumah tangga, ataukah catering untuk acara-acara tertentu semisal gathering, seminar, diskusi, dan sebagainya.

Dengan melakukan riset pasar, akan diketahui target market kamu, serta permodalan yang kamu butuhkan.

2. Hitung Permodalan

Setelah mengetahui potensi pasar, kamu perlu menghitung permodalan, apakah cukup untuk menjalankan usaha catering. Pasalnya, catering untuk kantoran dengan rumahan pastinya membutuhkan modal yang berbeda. 

3. Mancari Pasokan Bahan Makanan

Kamu perlu memikirkan bagaimana memenuhi bahan baku yang dibutuhkan.

Usahakan mencari pasokan bahan baku dengan harga yang murah, seperti dari pasar induk di daerah. Lebih baik lagi kamu bisa langsung mengakses produsen atau petani sehingga biaya untuk bahan baku bisa jauh lebih murah.

4. Rekrut Karyawan yang Paham Dunia Dapur

Jika kamu memasak sehari-hari bisa dilakukan sendiri, kali ini kamu harus berpikir bahwa ini adalah bisnis. Kamu harus mencari orang yang bisa membantu sepenuhnya usaha catering yang kamu jalankan, agar bisa berjalan konsisten.

Baca juga: Cara Memilih Lokasi bagi Kamu yang Ingin Bisnis Kuliner

5. Kualitas Makanan

Jaga agar kualitas makanmu konsisten hari ke hari. Pasalnya, banyak katering yang awalnya menyediakan makanan dengan kualitas baik, kemudian mengalami penurunan setelah berjalan beberapa saat.

6. Promosi

Lakukan pendekatan kepada calon konsumen yang prospektif. Bisa lewat WA, hingga brosur. Dengan cara ini, calon konsumen akan tahu bahwa kamu menyediakan jasa catering.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Training
Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Training
Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program
Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Training
Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Training
Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Jagoan Lokal
Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Jagoan Lokal
Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Jagoan Lokal
Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Jagoan Lokal
Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Training
Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Program
Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Program
Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Training
Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Program
Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Program
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.