Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Buka Bisnis Karaoke, Apa Saja yang Dibutuhkan?

Kompas.com - 29/05/2022, 13:08 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - “Galau nih, karaoke-an yuk.” Pernah mendapat ajakan seperti ini dari teman? Ya, karaoke memang menjadi aktivitas penghilang rasa penat, gundah gulana karena jalinan asmara, penyalur emosi, sampai mengasah bakat terpendam dengan bernyanyi.

Pantas saja bisnis karaoke tumbuh subur di Indonesia. Banyak artis yang punya gurita bisnis karaoke dan beberapa di antaranya menawarkan konsep kemitraan atau franchise. Jadi sebetulnya kamu yang ingin buka usaha karaoke menjadi mitra, tinggal siapkan saja modal dan tempatnya.

Akan tetapi, sebaiknya kamu tahu tentang apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis karaoke, baik itu di rumah maupun bergabung sebagai mitra waralaba bisnis karaoke yang sudah ada, sehingga bisa menyiapkan dana sesuai kebutuhan.

Berikut ulasannya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Peralatan dan perlengkapan

Memulai bisnis karaoke membutuhkan peralatan dan perlengkapan yang tidak sedikit. Di antaranya televisi layar datar, microphone, soundsystem atau speaker, AC atau kipas angin, lampu, laptop atau komputer, database lagu, proyektor, CCTV atau kamera pengintai, karpet tebal, jaringan internet, sofa dan meja, genset, serta alat pendukung pemasaran.

Banyak kan? Kamu harus menyediakannya sesuai dengan jumlah ruangan karaoke yang dimiliki. Misalnya, kamu punya lahan seluas 350 meter persegi, dibuat 12-13 ruangan atau bilik karaoke, maka televisi yang harus kamu siapkan sebanyak itu pula. Pun dengan peralatan atau perlengkapan lainnya.

2. Tenaga kerja atau sumber daya manusia

Tenaga kerja atau sumber daya manusia juga diperlukan untuk bisnis karaoke ini. Sulit rasanya untuk meng-handle sendiri pekerjaan mulai dari menerima reservasi atau booking, sebagai kasir, dan pramusaji karaoke.

Jika sedang tidak ramai pengunjung, mungkin bisa. Tetapi bagaimana jika sedang ramai? Pasti kamu akan kewalahan dan membutuhkan karyawan.

Oleh karena itu, kamu harus merekrut dua orang atau lebih pegawai sebagai awal memulai bisnis. Ada yang jadi kasir, pramusaji, dan teknisi. Sementara kamu bertugas mengawasi operasional usaha serta menangani keluhan pelanggan.

3. Tempat usaha

Sebenarnya tidak ada patokan baku harus memiliki tempat usaha karaoke yang besar. Lahan sampai ratusan meter persegi. Ruangan di rumah pun bisa kamu sulap sebagai tempat usaha karaoke meski hanya memiliki satu room karaoke.

Tergantung pada skala bisnis karaoke yang ingin kamu bangun. Kalau mau skala besar, butuh luas lahan sekitar 700 meter persegi yang bisa dibagi menjadi sekitar 20 sampai 30 room. Misalnya ada yang room small, medium, large, maupun VIP.

Ruangan karaoke ini harus didesain sedemikian rupa. Karena pastinya membutuhkan ruangan kedap suara seperti di studio musik. Jadi, membutuhkan desain interior yang lagi-lagi membutuhkan biaya.

Baca Juga: Tahapan dan Tips Sukses Membangun Bisnis Minuman Kekinian yang Unik

4. Izin usaha

Buka bisnis karaoke tidak bisa sembarangan. Harus memiliki izin usaha yang diajukan ke Dinas Pariwisata. Usaha kecil, menengah, dan besar pada bisnis karaoke harus memenuhi persyaratan umum dan khusus.

Syarat usaha karaoke yang termasuk berisiko menengah rendah seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 4 Tahun 2021, antara lain usaha perseorangan atau non-perseorangan, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) yang diperoleh pada saat mendaftar NIB melalui sistem OSS (Online Single Submission), membuat surat pernyataan diri, memiliki sertifikat standar usaha dari Lembaga OSS, melaksanakan standar usaha, serta sertifikat laik sehat hiburan.

5. Royalti lagu dan pajak

Bisnis karaoke juga harus membayar royalti lagu dan kena pajak daerah. Jadi, tidak asal menyediakan tempat untuk bernyanyi, memakai lagu orang seenaknya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau