Olah Serabut Kelapa Jadi Pot Tanaman Hias, Pria Ini Raup Omzet Jutaan Per Bulan

Kompas.com - 20/09/2022, 16:16 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Perajin asal Kota Malang, Seto Sutrioko (41) sukses mengolah limbah serabut kelapa menjadi pot bunga. Usaha yang dirintis sejak tahun 2020 itu kini setiap bulannya mampu menghasilkan puluhan juta rupiah.

Seto mengatakan awalnya ia hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 250.000 untuk memulai usahanya itu.

Tak disangka, produknya mendapatkan permintaan pasar yang besar karena minat masyarakat saat itu terhadap tanaman hias sedang tinggi-tingginya.

Baca juga: 5 Alasan Pegawai Kantoran Perlu Punya Usaha Sampingan

Dalam waktu produksi selama tiga hari pertama, hasil produknya mampu terjual dalam waktu beberapa jam saja. Selain pot bunga, ia juga memproduksi torus atau penyangga tanaman hias.

"Saya yakin kalau kita berusaha, tidak ada hal yang mustahil. Bersyukur sekarang produk saya bisa diterima pasar di luar pulau," kata Seto pada Selasa (20/9/2022).

Pot bunga dan torus yang dibuat hanya berbahan serabut kelapa dan kawat loket. Untuk pot bunga yang dibuat berbentuk segi tiga, segi enam, lingkaran hingga setengah lingkaran.

Produk yang dia buat dipatok dengan harga bervariasi, mulai Rp 8.000 hingga Rp 20.000. Dalam sebulan, usahanya mampu memproduksi sebanyak 2.000 pieces media tanaman hias.

Selain di Malang Raya, kini produknya sudah dipasarkan di Jakarta, Denpasar hingga Pontianak. Berjalannya waktu, usahanya terus berkembang hingga menembus omzet rata-rata mencapai Rp 24.000.000 setiap bulannya.

"Sekarang permintaan pasar masih tinggi, ini saja saya sudah hampir enggak sanggup memenuhi pesanan dari Denpasar dan Pontianak," katanya.

Baca juga: 5 Hal Penting yang Perlu Diingat Saat Memiliki Partner Bisnis

Dari limbah itu, Seto mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Bahkan, dia juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga di lingkungan sekitar Jalan Hamid Rusdi Timur, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Dikatakan, kualitas produk menjadi kunci utama dalam merangkul pasar. Oleh karena itu, dia terus melakukan inovasi untuk menciptakan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Promosikan UMKM Anda dengan beriklan di jaringan Kompas Gramedia lewat Pasangiklan.com. Konsultasikan strategi iklan bisnis Anda bersama tim sales Pasangiklan.com sekarang.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tantangan Ekspor Ada di Mindset Pelaku UMKM

Tantangan Ekspor Ada di Mindset Pelaku UMKM

Program
Arabia Group Gandeng Sejumlah Pengusaha untuk Pasarkan Kopi Gayo

Arabia Group Gandeng Sejumlah Pengusaha untuk Pasarkan Kopi Gayo

Training
3 Tips Penting untuk Usaha Online agar Terhindar dari Konsumen Nakal

3 Tips Penting untuk Usaha Online agar Terhindar dari Konsumen Nakal

Training
Berkat Jojong, Mama Neli Berhasil Kembangkan Usaha Makanan Tradisional Manggarai Timur

Berkat Jojong, Mama Neli Berhasil Kembangkan Usaha Makanan Tradisional Manggarai Timur

Training
Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Menggunakan Pinjol untuk Bisnismu

Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Menggunakan Pinjol untuk Bisnismu

Training
4 Alasan Warteg jadi Bisnis yang Punya Peluang Untung Besar

4 Alasan Warteg jadi Bisnis yang Punya Peluang Untung Besar

Program
Ini 'Social Commerce' yang Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Berjualan

Ini "Social Commerce" yang Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Berjualan

Training
Kisah Mak Upit, Rintis Bisnis Buah Kering saat Pandemi hingga Beromzet Rp20 Juta

Kisah Mak Upit, Rintis Bisnis Buah Kering saat Pandemi hingga Beromzet Rp20 Juta

Jagoan Lokal
Sandiaga Uno: UMKM adalah Obat Mujarab dalam Menghadapi Resesi

Sandiaga Uno: UMKM adalah Obat Mujarab dalam Menghadapi Resesi

Program
Petani Kopi Terancam Rugi Finansial Gara-gara Cuaca, Ini Cara Zurich Syariah Beri Perlindungan

Petani Kopi Terancam Rugi Finansial Gara-gara Cuaca, Ini Cara Zurich Syariah Beri Perlindungan

Training
Cara Bikin Video Promosi Masuk FYP TikTok

Cara Bikin Video Promosi Masuk FYP TikTok

Training
Bantu UMKM Melapak, Pemkab Purworejo Luncurkan Larisi Purworejo

Bantu UMKM Melapak, Pemkab Purworejo Luncurkan Larisi Purworejo

Program
Kisah UMKM Rana Tonjong, Eksis Produksi Kain Songke Manggarai Timur

Kisah UMKM Rana Tonjong, Eksis Produksi Kain Songke Manggarai Timur

Jagoan Lokal
Mengintip Strategi Sentra Kerajinan di Manggarai Timur Angkat Produk Lokal

Mengintip Strategi Sentra Kerajinan di Manggarai Timur Angkat Produk Lokal

Jagoan Lokal
Siap Produksi, KemenKopUKM Terima Dokumen SNI 098:2022 Minyak Makan Merah dari BSN

Siap Produksi, KemenKopUKM Terima Dokumen SNI 098:2022 Minyak Makan Merah dari BSN

Training
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.