Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Andri Tulle Angkat Pamor Kopi Flores lewat Brand Kopito Borong

Kompas.com, 10 Oktober 2022, 11:17 WIB
Markus Makur,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

BORONG, MANGGARAI TIMUR, KOMPAS.com - Manggarai Timur merupakan sentra perdagangan kopi flores. Tak hanya pedagang, masyarakat setempat pun banyak yang mulai mengembangkan kedai kopi seiring dengan tren yang muncul di masyarakat.

Salah satu pelaku usaha yang menjalankan usaha kedai kopi ini adalah Andri Tulle pemilik kedai dan kopi kemasan  dengan brand Kopito Borong

Tulle memulai usaha kopi kemasan dan kedai di Kota Borong sejak 2020 terinspirasi dari banyak peminat minum kopi dari seluruh Indonesia. Dia berpikir, usaha itu dijalankan karena Manggarai Timur merupakan pusat kopi di Pulau Flores.

Baca juga: Semerbak Harum Kopi Manggarai Timur, Tercium hingga ke Eropa

"Nama awalnya produk ini yaitu Kopi Edelweis dengan membuka tempat usaha dengan kedai kopi di Kampung Paka, Kecamatan Rana Mese, kemudian berganti menjadi Kopito Borong dan sudah mendapatkan hak cipta dari KemenKumHam RI," jelasnya Jumat (7/10/2022).

Dia memulai usaha kopi melalui dengan memanfaatkan Youtube. Lama kelamaan, dia memahami bisnis kopi.

"Hasilnya, banyak yang minum kopi di kedai Kopito Borong dan ada yang pesan melalui online," jelasnya.

Ikut Berbagai Festival dan Latih Siswa

Andre selalu optimistis dengan usaha yang dijalankannya. Untuk itu dia sering mengikuti berbagai festival kopi di NTT.

Dalam waktu 3 tahun ini, dia sudah 5 kali mengikuti festival Kopi di Kota Labuan Bajo. Bukan hanya di Labuan Bajo, Festival Kopi Flores di Kota Ruteng juga ikut, termasuk Festival Wolobobo Ngada belum lama ini.

Itu dilakukannya untuk mempromosikan usaha yang dia jalankan, serta memberikan kesejahteraan kepada petani Kopi Manggarai Timur," jelasnya.

Selain mengikuti berbagai festifal, Andre Tulle juga aktif memberikan pelatihan bagi para siswa di SMA Negeri 1 Borong dalam rangka pelaksanaan program kewirausahaan dan kebekerjaan. 

Pelatihan yang diberikan berupa produksi kopi, barista, hingga pemasarannya.

Baca juga: 4 Tips Sukses Kembangkan Usaha Toko Kelontong

Hasil Kerja Keras

Dari kerja keras yang dilakukan, Kopito Borong sudah masuk di outlet hotel berbintang di Labuan Bajo, serta hotel lainnya di NTT.

Selain itu, baru-baru ini Kopito Borong juga terpilih sebagai salah satu UMKM yang masuk program UMKM Go Online 2022.

"Masuk UMKM Go Online Pertamina 2022 ini hasil kurasi UMKM yang sangat ketat oleh tim kurasi bagi pegiat dan barista Kopi di Pulau Flores. Jadi yang Kopito Borong terpilih dari sekian kedai kopi dan Barista Kopi di Pulau Flores," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau