"Setelah singkong dihaluskan, dilanjutkan dengan memerasnya hingga tidak mengandung larutan air. Setelah itu singkong ditiriskan, lalu dikukus kurang lebih 10-15 menit," ujar Siti.
Baca juga: Mengulik Tren Bisnis Thrifting di Purworejo, Bertahan di Kalangan Millenial
Selesai dikukus, singkong lalu digiling lagi dan dicetak supaya membentuk seperti mi dengan ukuran besar. Kemudian dibentuklah gilingan singkong tadi membentuk bulat dengan tangan.
"Setelah dibentuk lanting mentah tersebut lalu di goreng hingga kering dan kita kemas sesuai permintaan pelanggan," pungkas Siti.
Azizah, salah satu pembeli mengatakan, lanting kuning buatan Siti Fatimah memang terkenal enak dan cocok untuk camilan. Ia mengaku sering membeli lanting kuning buat oleh-oleh saat melewati Bruno.
"Lumayan enak, saya beli Lanting biasanya buat oleh-oleh orang rumah, semua suka Lanting buatan Bu Fatimah," kata Azizah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang