Penulis
- Persiapkan pidato singkat, dengan memperkenalkan diri dan bisnis Anda. Ini akan sangat membantu jika Anda gugup bertemu orang baru.
- Hindari jebakan menghabiskan waktu hanya dengan orang yang Anda kenal. Berusahalah untuk berbicara dengan orang baru.
- Fokus pada apa yang dapat Anda lakukan untuk orang lain, bukan apa yang dapat mereka lakukan untuk Anda.
- Jangan memonopoli waktu orang. Ingatlah bahwa setiap orang ada di sana untuk alasan yang sama dengan Anda, yaitu berjejaring.
- Saat Anda meninggalkan percakapan, minta izin untuk menghubungi mereka untuk pertemuan selanjutnya.
Baca juga: Apa Itu Networking? Penjelasan dan Manfaatnya Bagi Pebisnis
Media sosial seperti LinkedIn dan Facebook bisa menjadi alat jejaring yang hebat. Jadi, jangan biarkan akun media sosial Anda sepi. Unggah konten secara teratur, untuk meningkatkan awareness terkait apa yang Anda kerjakan.
Namun demikian, seorang pengusaha tidak boleh mengabaikan kekuatan interaksi tatap muka. Perpaduan antara keduanya sangat bagus untuk dilakukan.
Terhubung dengan rekan-rekan di industri Anda sendiri adalah langkah pertama dalam strategi networking, tetapi jangan berhenti di situ.
Menurut Elliot, penting untuk keluar dari zona nyaman, dengan bertemu orang-orang di luar industri Anda. Karena ini dapat memberikan perspektif baru pada bisnis Anda.
Baca juga: 300 Pelaku UMKM Ikut Perluasan Jejaring Bisnis ke Negeri Jiran
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.