Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Buka Bisnis Open Trip, Apa Saja?

Kompas.com - 13/02/2023, 11:40 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

4. Tawarkan Dulu Bisnis ke Teman Dekat

Jika baru terjun ke bisnis ini, tidak ada salahnya untuk menjadikan teman dekat atau keluarga sebagai pelanggan pertama. Tentunya, tetap upayakan untuk memberi pelayanan terbaik dan profesional kepada mereka selayaknya pada pelanggan umum.

Kemudian, setelah perjalanan selesai dilakukan, minta masukan dan kritik untuk meningkatkan pelayanan ke depannya.

Baca juga: Tips Bisnis Wisata Open Trip

5. Suguhkan Pilihan Tujuan Open Trip yang Menarik

Ketika memulai bisnis open trip, Anda diharuskan untuk mampu menawarkan pilihan tujuan open trip yang menarik dan sesuai dengan keinginan pelanggan. Sesuaikan opsi tempat wisata tersebut dengan pasar dan juga budget yang diberikan. Jika masih ingin menggaet lebih banyak pelanggan dan menguatkan nama bisnis, jangan ragu membuat promosi sebagai daya tariknya.

6. Jalin Afiliasi dengan Penginapan Setempat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menjalin hubungan dengan pihak tertentu mampu membuka kesempatan bagi pegiat bisnis open trip ini. Salah satu contohnya adalah menjalin afiliasi dengan penginapan setempat. Selain menjamin pelanggan bisa mendapatkan tempat beristirahat yang nyaman, hal ini juga bisa meningkatkan potensi keuntungan bisnis melalui tawaran potongan harga atau semacamnya oleh pemilik penginapan.

7. Promosikan Bisnis di Sejumlah Media Online

Hal terakhir, di tengah banyaknya pelaku bisnis di bidang perjalanan, Anda harus rajin melakukan promosi di sejumlah media online, khususnya media sosial. Agar lebih optimal, manfaatkan platform Facebook dan Instagram sebagai media promosi dengan mengunggah foto keseruan aktivitas perjalanan ataupun keindahan tujuan wisata.

Meskipun gratis dan membutuhkan biaya yang minim, tapi dampak promosi di kedua platform tersebut bisa sangat besar terhadap potensi perkembangan bisnis.

Sejatinya, bisnis open trip ini cocok dijalani oleh Anda yang mempunyai hobi berpetualang dan melakukan perjalanan ke banyak destinasi wisata berbeda. Jadi, sembari menjalani hobi, Anda juga bisa sekaligus mengambil cuan melalui bisnis open trip ini.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau