Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ide Bisnis Camilan yang Bisa Hasilkan Banyak Cuan

Kompas.com, 15 Maret 2023, 13:16 WIB
Add on Google
Rheina Arfiana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Usaha makanan bisa dibilang tak ada matinya. Apalagi, ada beragam pilihan jenis makanan yang bisa dijual, termasuk camilan.

Tak bisa dipungkiri, camilan atau makanan ringan merupakan kesukaan banyak orang.

Hal itu bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Terlebih, saat ini usaha camilan bisa dilakukan secara online, sehingga bagi Anda yang memiliki modal kecil, tak perlu menyewa toko untuk membuka usaha.

Bahkan, bisnis camilan ini bisa dimulai tanpa modal lho. Anda bisa melakukannya dengan sistem pre order dan pembayaran down payment (DP).

Berikut ini 5 ide bisnis camilan berpeluang cuan, yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: 10 Tips Sukses Berbisnis Online untuk Pemula

1. Dessert box

Ide bisnis pertama adalah dessert box, camilan yang saat ini sedang 'naik daun' karena harganya yang lebih murah dan rasanya tak kalah enak jika dibandingkan dengan cake berukuran besar pada umumnya. 

Dessert box bisa dibuat dengan rasa manis dan gurih. Tampilannya yang menarik dan mudah dibawa juga menjadi daya tarik sendiri untuk pelanggan. 

2. Kue kering

Kue kering memang identik untuk disajikan di perayaan hari raya, tapi sebenarnya kue kering bisa dinikmati kapan saja.

Selain memiliki bermacam pilihan rasa, kue kering juga memiliki tanggal kedaluwarsa yang cukup lama.

Bisnis ini cocok untuk Anda yang punya waktu terbatas, sehingga bisa membuat kue kering sekaligus dalam jumlah banyak dalam satu waktu dan punya daya simpan lebih lama.

Baca juga: Ramadhan Sebulan Lagi, Ini Ide Bisnis Takjil yang Bisa Dipersiapkan

3. Donat kentang

Ide bisnis yang ketiga menjual donat kentang, donat yang memiliki tekstur dan rasa yang manis menjadi kesukaan orang banyak. Kamu juga bisa menjualnya dalam bentuk frozen food.

Selain itu, membuat donat kentang cukup mudah dilakukan dan bisa dilengkapi dengan berbagai pilihan toping.

Untuk menarik perhatian pelanggan, Anda bisa menghias donat dengan toping secara menarik. 

4. Puding

Selain mudah dibuat dan sehat, camilan satu ini selalu digemari banyak orang. Apalagi, umumnya puding disajikan dalam keadaan dingin, sehingga rasanya lebih segar.

Anda juga bisa membuat puding dengan berbagai kreasi, misalnya dengan campuran buah, roti tawar, atau menghiasnya dengan ornamen lucu.

Anda bisa menemukan banyak resep puding di internet atau jika Anda memiliki resep turun-temurun dari keluarga, ini akan menjadi nilai lebih untuk produk Anda.

Bisnis puding ini cocok untuk Anda yang tidak suka hal-hal ribet, tapi tetap bisa mendatangkan cuan.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Merintis Bisnis Kuliner

5. Macaron

Macaron memiliki ciri khas warna-warni yang cantik dan rasa yang manis. Pembuatannya memang sedikit sulit, karena Anda harus menjaga tekstur macaron renyah di luar dan lembut di dalam.

Untuk ukuran dan bentuk bisa Anda kreasikan sendiri yag bisa disesuaikan dengan selera pelanggan.

Itulah lima ide bisnis camilan yang bisa jadi pilihan. Selamat mencoba ya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau