Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Merintis Bisnis Kuliner? Ini 9 Tips Pemasaran Online yang Bisa Dicoba

Kompas.com - 24/06/2023, 11:42 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Jangan lupa mencantumkan akun media sosial serta nama restoran agar banyak yang kenal dan mulai menjadi follower.

5. Berkolaborasi dengan Food Influencer

Influencer merupakan sebutan untuk orang-orang yang memiliki banyak pengikut. Mereka mampu mempengaruhi pengikutnya untuk melakukan sesuatu seperti membeli produk tertentu.

Anda bisa berkolaborasi dengan food influencer untuk mempromosikan bisnis kuliner. Biasanya mereka memiliki harga atau rate tersendiri untuk setiap konten promosi yang dilakukan.

Cari influencer yang tepat sesuai karakter bisnis, memiliki pengikut yang banyak dan tentunya sesuai budget yang ada. Mintalah mereka untuk mengulas kuliner yang ditawarkan bisnis Anda dengan baik dan menarik.

Baca juga: 7 Strategi Pemasaran agar Bisnis Kesehatan Berkembang Pesat

6. Buat Foto Kuliner yang Menarik

Orang-orang tidak akan tertarik membeli makanan atau kuliner yang dijajakan jika foto yang ditampilkan biasa saja. Karena dikenalkan secara online, maka foto sangat mempengaruhi keputusan untuk membeli.

Pasalnya, foto makanan atau minuman yang menggoda akan membuat target market yang melihatnya penasaran dan tertarik, sehingga mulai melakukan pembelian produk kuliner tersebut.

Pastikan memakai foto yang menarik untuk ditampilkan di akun media sosial. Tidak perlu kamera mahal, asalkan teknik mengambil fotonya tepat, maka hasilnya juga akan sangat bagus.

Perhatikan pencahayaan, background, dan editing sebelum memposting foto maupun video kuliner yang dibuat.

7. Tampilkan Ulasan Pelanggan

Selain menggunakan foto yang menarik, perlu juga menampilkan testimoni atau ulasan dari pelanggan yang sudah pernah mencoba. Sebagian besar orang akan melihat ulasan terlebih dahulu sebelum membeli secara online.

Jika banyak pujian pada makanan yang dipesan, maka mereka akan semakin yakin untuk membelinya. Respon yang cepat dalam menanggapi kritik juga penting untuk menunjukkan profesionalisme dan respon yang cepat pada calon pelanggan.

8. Berikan Diskon dan Promo Secara Berkala

Semua orang pasti suka dengan adanya diskon dan promo yang menarik. Contohnya yaitu potongan harga, beli 1 gratis 1, cashback, gratis ongkir, dan lain sebagainya.

Untuk menggaet pembeli, berikan diskon dan promo yang menarik. Namun sebelum itu, usahakan memperhitungkan dengan matang berapa nilainya agar tidak mengalami kerugian.

9. Utamakan Kualitas dan Rasa

Percuma saja promosi dilakukan dengan bagus apabila rasanya tidak memuaskan. Pembeli pasti tidak akan mau untuk membeli lagi. Apalagi jika harganya tidak sesuai dengan rasanya.

Oleh sebab itu, fokuslah dalam mengembangkan produk. Pilih bahan terbaik, lakukan uji rasa, dan selalu berinovasi agar pelanggan penasaran untuk menikmati kuliner yang Anda jual.

Beberapa tips memasarkan bisnis secara online diatas bisa dicoba untuk mengembangkan bisnis kuliner Anda sendiri. Pemasaran tersebut tentunya bisa mendapatkan hasil yang menguntungkan jika dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Jika perlu tentukan target yang ingin dicapai dan jangan cepat merasa puas dengan pencapaian saat ini. Terus lakukan yang terbaik agar bisnis tumbuh dan berkembang semakin baik di masa mendatang.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau