Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Untung Rugi Bangun Bisnis dengan Modal Pinjaman

Kompas.com - 23/09/2023, 09:02 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Mengingat proses pencairan yang cepat dan syarat pengajuan pinjaman yang cukup mudah hanya berbekal kartu identitas diri dan smartphone saja. Secara umum, suku bunga pinjaman online relatif lebih besar dibanding pinjaman modal usaha dari bank.

Selain itu, persyaratan yang harus dipenuhi saat mengajukan pinjaman modal usaha ke bank juga cukup banyak. Sementara proses pencairan pinjaman terbilang lama, karena menunggu beberapa tahap verifikasi data peminjam.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman modal usaha, sebaiknya lakukan riset mandiri terkait lembaga keuangan yang akan dipilih. Jika memang ingin menggunakan pinjaman online, pastikan cek perizinannya, alamatnya, serta syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Jangan lupa cari tahu produk pinjaman apa saja yang ditawarkan termasuk besaran bunga yang dibebankan. Supaya Anda bisa memilih produk pinjaman terbaik dengan suku bunga yang lebih rendah.

5. Dibayang-bayangi Risiko Gagal Bayar hingga Kredit Macet

Pinjaman modal usaha termasuk jenis pinjaman produktif, meski demikian risiko bisnis mengalami gagal bayar pun sangat mungkin terjadi. Apalagi ketika bisnis tidak memiliki perencanaan keuangan yang jelas dan transparan. Alhasil, kemungkinan terjadinya kredit macet bisa menjadi cukup besar.

Inilah pentingnya mengukur performa bisnis yang dijalankan sebelum memutuskan menggunakan modal pinjaman. Apalagi jika perekonomian sedang tidak dalam kondisi yang baik.

Sebagai langkah antisipasi, Anda dapat mengalokasikan sebagian dana pinjaman untuk dana darurat yang bisa digunakan membayar cicilan pinjaman.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggungjawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau