Namun, hal ini tampaknya tak berlaku bagi Pertehmina. Pasalnya, produk minuman teh Pertehmina justru telah viral sebelum resmi diluncurkan.
“Kita justru kaget karena produk belum launching, tapi yang nonton sudah ada 18 juta di TikTok. Kita bersyukur bisa dikenal, bahkan sebelum meluncurkan produk,” ungkapnya.
“Meski viral, ini justru menjadi tantangan buat kami, karena kita tidak ingin viral di awal saja, tetapi bagaimana kita bisa konsisten dari sisi konsep dan juga konsisten dari sisi produknya,” imbuhnya lagi.
Baca juga: Pentingnya Penggunaan Label untuk Produk UMKM, Salah Satunya Branding
Dika memulai usaha ini sejak bulan Oktober 2023 dengan menggunakan modal sebesar Rp 9,9 juta dan mendapatkan sebesar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta saat penjualan melalui event dan pameran.
“Saat viral kemarin, kita sudah dihubungi oleh 25-30 mitra untuk program kemitraan. Mitra paling dekat berlokasi di Bandung dan paling jauh hingga ke Banjarmasin,” tuturnya.
Dika memiliki target bisa membuka seribu cabang Pertehmina di seluruh Indonesia, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar lagi.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!