Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sepanjang Tahun 2023, Ini Upaya KemenKopUKM Pulihkan dan Transformasikan UMKM

Kompas.com - 22/12/2023, 10:13 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris KemenKopUKM Arif Rahman Hakim menyampaikan ada sangat banyak hal yang menjadi alasan para pelaku UMKM dan koperasi harus bertransformasi.

Salah satu alasan di balik segala hal yang mendesak ialah karena pada 2020 hingga 2022 lalu Indonesia dilanda pandemi, serta adanya isu politik, baik dalam negeri dan dari luar negeri.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan detail informasi tentang pencapaian transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2023.

Baca juga: Teten Masduki: 90 Persen Produk Impor di E-Commerce Dijual oleh UMKM Reseller

“Patut diketahui, pada tahun ini kami sebagai akun pemulihan transformatif UMKM telah berhasil menggapai dua target,” ungkap Teten dalam konferensi pers penyampaian refleksi KemenKopUKM Tahun 2023 di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023).

“Kami berhasil memperkuat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, serta menyiapkan transformasi bagi UMKM dan koperasi agar memiliki daya tahan atau resiliensi yang lebih baik menuju Indonesia emas 2045,” sambungnya.

Pembangunan percepatan hilirisasi yang telah digarap oleh KemenKopUKM juga meliputi penyediaan layanan rumah kemasan dan rumah produksi bersama.

“Dari banyaknya tantangan para pelaku UMKM terhadap keperluan pembuatan kemasan, kami sudah mengupayakan untuk menghadirkan layanan pembuatan kemasan. Upaya ini diantaranya dilakukan di PLUT dan bekerjasama dengan lembaga koperasi, termasuk rumah produksi bersama,” papar Arif.

Baca juga: Kemenkop UKM Sebut Penyaluran KUR Berdasarkan Sektor Belum Sesuai Target

Arif menyebut hal yang dilakukan tersebut adalah agregasi proses produksi, sehingga para UMKM tidak perlu satu-persatu berinvestasi mesin, investasi infrastruktur.

Proses produksi secara kolektif ini telah dipetakan berdasarkan kebutuhan domestik di setiap daerah dan off taker-nya sebagai kepastian pasar.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan konglomerasi terhadap usaha-usaha kecil serta menjadi tempat pengolahan produk unggulan dari potensi lokal yang tersedia.

Juga, menjadi pabrik modern dengan skema maklon agar UMKM bisa bertumbuh semakin besar dan masuk dalam rantai produksi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau