Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Bisnis "Sustainable Fashion" yang Punya Peluang Jangka Panjang

Kompas.com - 13/01/2024, 08:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi berperan besar dalam tren fesyen terkini, terutama di dalam negeri. Akan tetapi, di balik industri fesyen yang sangat potensial ini ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para penggiat bisnis fesyen.

Salah satunya terkait masalah proses produksi, limbah fesyen, hingga isu-isu mengenai eksploitasi pekerja.

Kehadiran bisnis sustainable fashion alias fesyen berkelanjutan menjadi jawaban atas segala isu-isu tersebut. Tak heran jika kini sustainable fashion telah mendapatkan tempat tersendiri di hati para konsumen.

Seperti apa bisnis sustainable fashion ini dan bagaimana peluangnya di masa depan? Simak dalam ulasan dari Cermati.com berikut ini:

1. Sustainable Fashion Bukan Sekedar Masalah Lingkungan

Selama ini, industri fast fashion memang cenderung lebih dikenal masyarakat. Industri ini pun berjalan secara masif untuk mengakomodir permintaan konsumen yang cukup besar. Namun masih sedikit yang menyadari jika di balik tren fesyen yang mereka kenakan, ada proses panjang yang melibatkan banyak tenaga kerja industri.

Seiring berkembangnya industri, masyarakat pun mulai menyadari tentang kondisi lingkungan dan nilai kemanusian. Sehingga kehadiran sustainable fashion dianggap mampu menjadi solusi dari permasalahan yang muncul akibat keberadaan fast fashion.

Bisa dikatakan jika sustainable fashion adalah penerapan bisnis fesyen dengan menghargai value dari setiap pihak yang terlibat. Fesyen berkelanjutan dapat dilihat dari beberapa faktor. Mulai dari bahan baku, pola pengemasan, proses pembuatan, praktik kerja secara sehat, hingga informasi produk yang mudah ditemukan oleh konsumen atau traceability.

2. Potensi Bisnis Sustainable Fashion di Masa Depan

Dunia fesyen memang memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan perkembangan media sosial dan generasi milenial. Ditambah lagi cepatnya arus informasi membentuk pemahaman dari para milenial menjadi lebih kuat. Terutama tentang sosial masyarakat dan kondisi lingkungan yang bisa dibilang jauh dari sebutan ideal.

Saat ini, produk dari bisnis sustainable fashion juga lebih diarahkan pada produk lokal yang teruji kualitas, ketahanan, dan juga produksi yang terbatas. Hal ini diharapkan agar jejak karbon yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan produk mancanegara.

Sustainable fashion menghasilkan produk-produk yang jauh lebih inovatif. Sehingga menghadirkan pilihan yang cukup banyak untuk para konsumennya, terutama konsumen yang berkebutuhan khusus.

Hal ini membuat produk fesyen juga akan semakin adaptif menyesuaikan kebutuhan konsumen saat ini yang semakin beragam. Kondisi ini menjadi tanda agar para pelaku bisnis bisa lebih jeli dalam membaca pergerakan pasar sekaligus terus berinovasi dengan produknya.

Baca juga: Usia Bukan Jadi Patokan, 7 Orang Ini Memulai Bisnis di Usia Tua dan Sukses

3. Peluang Produk Bisnis Sustainable Fashion

Penyelenggaraan program DSC (Diplomat Success Challenge) dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan bahwa bisnis fesyen selalu berada di posisi tiga teratas. Di tahun 2021 saja, ada sekitar 18.233 ide bisnis dan 19,5 persennya merupakan bisnis fesyen.

Dari angka tersebut tak sedikit yang merupakan bisnis fesyen dengan konsep berkelanjutan. Hal ini tentunya cukup membuka peluang produk bisnis sustainable fashion untuk berkembang.

Apalagi DSC juga turut mendorong munculnya ide bisnis sustainable yang lebih banyak. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung percepatan SDGs atau Sustainable Development Goals.

Terlebih, bisnis sustainable fashion ini mampu memenuhi sejumlah aspek dalam SDGs sekaligus. Yakni hal-hal terkait konsumerisme, dampak negatif perubahan iklim, pekerjaan layak hingga perkembangan ekonomi. Tentunya peluang bagi produk sustainable di pasar akan cukup terbuka lebar.

4. Pelajari Potensi Bisnisnya dan Kembangkan Peluangnya

Saat ini potensi bisnis dengan konsep sustainable fashion bisa dibilang cukup baik. Apalagi kesadaran masyarakat terkait isu lingkungan maupun isu-isu sosial yang lainnya kini semakin menguat. Sehingga mereka pun juga mulai aware dengan apa yang dipakai dan dikonsumsinya.

Agar bisnis fesyen berkelanjutan ini semakin berkembang, maka perlu mempelajari seluk-beluk dan potensinya. Dengan begitu, peluang bisnisnya akan menjadi lebih mudah digali dan dikembangkan.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau