Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Merekrut Karyawan untuk Bisnis Anda

Kompas.com - 28/01/2024, 19:35 WIB
Bestari Kumala Dewi

Penulis

Sumber BDC

Dengan begitu, penilaian akan memainkan peran utama dalam keputusan akhir, terutama ketika Anda memiliki sejumlah kandidat yang memiliki nilai yang sama. Namun, proses yang terstruktur akan membantu Anda membuat keputusan yang masuk akal.

Baca juga: 5 Hal Penting Diketahui Sebelum Merekrut Karyawan untuk UMKM

4. Mengajukan pertanyaan wawancara yang buruk

Saat sesei wawancara, hindari mengajukan pertanyaan yang tidak penting atau tidak ada kaitannya dengan pekerjaan, seperti pertanyaan terkait agama atau ras.

Selain itu juga pertanyaan basa-basi, seperti “Ceritakan tentang diri Anda.” Faktanya, pertanyaan ini tidak relevan dan tidak akan membantu Anda membedakan kandidat, yang ternyata memiliki kemampuan menonjol.

Pertanyaan yang jauh lebih baik adalah pertanyaan yang terfokus pada pekerjaan, seperti:

- Ceritakan pada saya tentang saat Anda melakukan x atau menghadapi masalah y. Apa yang terjadi? Bagaimana Anda mengatasinya?

- Apa yang akan Anda lakukan jika skenario x terjadi?

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan wawancara, yang akan membantu Anda mengidentifikasi karyawan yang akan unggul di tempat kerja Anda.

Luangkan waktu untuk meneliti pertanyaan-pertanyaan Anda dan pastikan untuk membuat daftar. Upaya yang Anda lakukan dalam hal ini dan strategi rekrutmen lainnya, akan terbayar di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: 3 Tips Merekrut Sales yang Tepat untuk Meningkatkan Penjualan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau