Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jakarta Candle Gunakan Bahan Alami dan Berhasil Raup Omzet Rp 700 Juta Per Tahun

Kompas.com - 27/02/2024, 15:54 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Range harga nya mulai dari Rp 26.000 per batang. Kalau souvenir mulai dari harga Rp 15.000 sampai Rp 300.000. Kebanyakan mereka yang middle up class ini menggunakan lilin untuk acara wedding, atau untuk meditasi yang memang sudah menjadi lifestyle” ungkap Yulianah.

Membangun bisnis dari tahun 2011 tentu memiliki tantangan tersendiri. Terutama pada tahun tersebut belum ada media sosial dan platform belanja online. Saat ini mereka mulai menyesuaikan dengan digitalisasi dan melakukan promosi melalui instagram @jakartacandle.

Baca juga: Gantikan Lilin Lebah, Sawit Dipakai untuk Coating Buah agar Tahan Lama

Saat pertama kali beroperasi Jakarta Candle tidak langsung menjual banyak produk dalam setahun. Namun nyatanya dengan kegigihan, Yulianah mampu mengembalikan modalnya yang sebesar Rp 5 juta menjadi Rp 700 juta dalam setahun.

Ulet dan Konsisten

Rahasia dibalik kesuksesan Jakarta Candle tidak lain adalah keuletan dan konsistensi dalam merintis bisnis.

“Ngejalanin usaha itu harus ulet, fokus, dan konsisten. Intinya istiqomah. Usaha biasanya baru naik setelah 5 tahun. Hasil itu tidak menghianati usaha. Kalau kita tulus hasilnya juga nggak main main” jelas Yuliana.

Selain itu, Yuliana juga mengaku saat produksi sedang banyak orderan, tetangga sekitar yang membutuhkan pekerjaan akan diminta untuk membantu. Dengan begitu Jakarta Candle membuka lapangan usaha di lingkungan sekitar.

“Harapannya ingin punya brand yang mewakili Indonesia. Target kita ingin menguasai pasar Indonesia dan membawa nama Indonesia melalui lilin” tutup Yulianah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau