Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ide Bisnis Fashion Korean Style yang Bisa Hasilkan Cuan

Kompas.com - 03/03/2024, 20:00 WIB
Alfiana Rosyidah,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dampak dari K-Wave atau Korean Wave yang sudah melanda sejak bertahun-tahun yang lalu, merambah pada dunia fashion. Tren fashion yang muncul saat ini adalah baju-baju yang terinspirasi dari Korea Selatan. 

Pakaian yang digunakan oleh aktris atau aktor drama korea serta idol K-Pop, memunculkan keinginan untuk menggunakan pakaian yang sama. Terutama bagi beberapa orang yang mengikuti K-Pop sejak lama mulai dari remaja hingga dewasa.

Oleh karena itu, kamu dapat memanfaatkan fashion korea sebagai ide untuk berbisnis di Indonesia. Apalagi jika kamu memiliki pemahaman terkait K-Pop dan fashion korea mana saja yang akan mendapatkan banyak peminat. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Coba Bisnis Fashion

Berikut ide bisnis fashion korea yang dirangkum oleh Kompas.com dari berbagai sumber. 

1. Cardigan Korean Style 

Salah satu fashion korea yang sedang marak di kalangan orang Indonesia saat ini adalah cardigan ala korea. Cardigan hampir mirip dengan outer, tetapi memiliki kancing di bagian tengahnya sehingga dapat digunakan seperti kemeja. 

Cardigan memiliki beraneka macam warna. Namun, jika kamu ingin menyasar pada pasar penggemar K-Wave, coba kamu pilih warna-warna earth tone seperti beige dan latte. Atau kamu bisa coba menjual warna yang netral seperti broken white, hitam, atau abu-abu. 

Baca juga: 5 Tips agar UMKM Sukses Bisnis di Bidang Fashion Pakaian

2. V-Neck Oversize Knit Sweater

Selanjutnya, sweater oversize dengan bahan rajut diklaim sebagai fashion ala korea. Kamu dapat menjadikan pakaian ini sebagai komoditas jualanmu. Warna sweater yang kamu jual juga dapat menggunakan warna-warna yang lembut atau tidak mencolok.

Kemudian, kamu bisa juga menjual sweater ini dengan kemeja putih atau kemeja lain yang kontras dengan warna sweater. Banyak orang saat ini yang mengombinasikan sweater rajut dengan kemeja. 

3. Blazer

Dalam adegan drama korea, biasa dijumpai aktor atau aktris yang menggunakan blazer saat bepergian. Oleh karena itu, kamu dapat menjual blazer dengan berbagai warna

Baca juga: 3 Ide Bisnis Fashion dengan Modal Terbatas

Blazer ini dapar digunakan oleh calon pembeli ketika mereka menghadiri acara formal, pergi bekerja, dan sebagainya. Blazer juga cocok bagi pembeli untuk mix and match dengan pakaian lain.

4. Floral Dress 

Selain pakaian bergaya kasual dan formal, kamu bisa juga menjual dress atau gaun ala korea. Pakaian ini biasa disebut sebagai floral dress. Sesuai namanya, floral dress adalah gaun dengan motif bunga. 

Motif floral dress yang sedang menjadi tren adalah motif bunga-bunga yang lembut seperti warna merah muda atau biru. Floral dress ini memiliki warna dasar putih, baru dilengkapi dengan motif bunga yang tidak terlalu ramai. 

Warnanya yang tidak terlalu mencolok dan lembut membuat floral dress ini akan memberikan kesan feminin dan anggun bagi calon pembeli.

 

 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau