Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Membangun Usaha untuk Anak Kos

Kompas.com - 13/03/2024, 09:15 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

Hindari memasang harga tinggi seperti produk atau layanan merek terkenal. Pasanglah harga yang lebih terjangkau.

Kamu mungkin hanya akan mendapat keuntungan yang kecil, tapi peluang calon pelanggan terus datang akan lebih besar.

4. Selektif Memilih Partner

Menurut UMKMINDONESIA.id, mempunyai tim yang solid, kompak, dan saling mendukung merupakan aspirasi utama dalam dunia bisnis. Hal ini merupakan tips yang tidak boleh diabaikan.

Dalam menjalankan usaha, kamu tentu akan membutuhkan bantuan orang lain. Jika kondisi ini mengharuskan kamu merekrut seseorang, pastikan orang tersebut mempunyai visi dan misi yang sejalan dengan kamu.

Jangan sampai, orang yang kamu rekrut membuat kamu tidak nyaman menjalankan usaha, karena visi dan misi yang berbeda.

Baca juga: Strategi Merintis Bisnis Kos-kosan agar Tidak Kalah Saing

5. Bangun Jaringan dan Koneksi

Untuk pemasaran atau promosi, kamu dapat menebar jaring dan memperluas koneksi.

Bangunlah hubungan dengan orang-orang di sekitarmu, baik itu sesama anak kos, mahasiswa, atau pelaku usaha lainnya.

Jaringan yang kuat dapat membantu kamu mendapatkan peluang baru, nasihat berguna, dan dukungan lainnya.

Saat kamu menghadiri acara atau sekadar nongkrong, jadikan ini kesempatan mempromosikan usaha kamu.

Hal ini akan memperbesar peluang mereka membeli produk atau layanan yang kamu tawarkan.

6. Manajemen Waktu yang Baik

Manajemen waktu adalah jantung dari usaha yang kamu bangun sebagai anak kos. Dari awal, lebih baik untuk memilih usaha yang fleksibel, agar tidak mengganggu pendidikan atau pekerjaan utama.

Bagaimana pun usaha ini hanya untuk menambah pemasukan, sehingga jangan sampai kamu mengabaikan tanggung jawab akademis dan karier yang menjadi prioritas utama.

Pastikan untuk mengatur jadwal yang sesuai antara kuliah dan waktu yang diperlukan untuk mengembangkan usaha kamu.

Baca juga: 5 Ide Bisnis untuk Pelajar, Bisa Dicoba untuk Cari Pengalaman dan Cuan

Selamat mencoba.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau