Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keuntungan Membangun Bisnis Sendiri, Salah Satunya Tak Bekerja di Bawah Tekanan Atasan

Kompas.com, 22 Maret 2024, 17:03 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Setelah menyelesaikan studi dan memperoleh gelar, banyak fresh graduate yang menghadapi pertanyaan besar. Apakah mereka akan mencari pekerjaan atau memulai bisnis mereka sendiri?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno sering mengatakan, bagi mahasiswa yang telah lulus lebih baik menjadi wirausaha. Tidak lagi mencari-cari pekerjaan di perusahaan orang, tapi membuka bisnis sendiri, agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Masalahnya, tak semua orang memiliki keberanian untuk membangun bisnis sendiri. Padahal, dengan membangun bisnis, ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan.

Baca juga: Keuntungan Membuka Usaha Toko Bangunan, Calon Pebisnis Wajib Tahu!

Tyara Aulia Anjani, owner bakery Pawoonku di Semarang, Jawa Tengah, membagikan pengalamannya fokus membangun bisnis setelah lulus dari Universitas Diponegoro.

Berbeda dengan kebanyakan fresh graduate yang berlomba-lomba mencari pekerjaan, Tyara justru tidak terlalu berminat untuk bekerja kantoran.

Tyara mengungkap, ada beberapa keuntungan membangun bisnis sendiri;

1. Langsung Menjadi Bos

Jika bekerja di perusahaan orang, Anda akan menjadi bawahan. Untuk naik jabatan, Anda harus merintis dan merangkak melalui berbagai proses untuk naik ke jabatan yang lebih tinggi.

Seringkali, hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun. Sementara, jika Anda membangun bisnis sendiri, Anda bisa langsung menjadi bos.

Tyara mengaku, dengan menjalankan usahanya sendiri, Ia tidak harus menuruti perkataan orang yang ada di atasnya. Ia juga tidak akan terkena omelan atau sanksi, jika tidak menuruti atasan.

Sebagai pemilik usaha, Ia memiliki kendali penuh atas semua aspek operasional, dapat mengatur jadwal sendiri, membuat keputusan, hingga mengelola tim sesuai dengan visi dan nilai-nilainya. Hal ini diyakini Tyara, dapat membantunya berkembang secara personal.

2. Keuntungan Maksimal untuk Diri Sendiri

Jika bekerja di perusahaan orang lain, kita memang akan mendapatkan gaji. Namun, jika kita membuka usaha sendiri, peluang mendapatkan penghasilan yang lebih besar terbuka lebar.

"Jika bekerja di perusahaan orang lain, sebenarnya Anda telah memberikan lebih banyak uang kepada atasan dan perusahaan tempat Anda bekerja. Hal itu dibayarkan melalui skill, waktu, dan tenaga yang telah Anda habiskan," jelas perempuan yang telah menjalankan bisnis bakery selama empat tahun ini.

Banyak orang mungkin belum menyadari, dengan membangun bisnis sendiri, Anda dapat meraup keuntungan lebih banyak untuk diri Anda sendiri.

Baca juga: Tertarik Membangun Usaha Sendiri? Ketahui 5 Keuntungan Wirausaha

3. Lebih Menikmati Pekerjaan

Tyara memutuskan terjun ke dunia bisnis karena sebenarnya ia menyukai memasak, atau lebih tepatnya baking.

Menurut Tyara, membuka bisnis ini sangat menyenangkan, karena sembari menghasilkan uang, ia juga bisa melakukan hobinya setiap hari.

"Siapa yang tidak senang, jika bisa mengerjakan hobi dan mendapatkan banyak uang sekaligus? Ini bisa jadi pertimbangan untuk memulai bisnis sendiri dari hobi," ujarnya.

Baca juga: Tips Menjadikan Hobi jadi Uang, Salah Satunya Harus Berani Beda!

4. Waktu Fleksibel

Mempunyai bisnis sendiri, berarti Anda memiliki waktu kerja yang lebih fleksibel. Anda dapat menyesuaikan jadwal Anda sebagai bos dengan jadwal pribadi Anda.

Anda dapat memprioritaskan waktu untuk keluarga, hobi, atau kegiatan lain yang penting bagi Anda.

Ini memungkinkan Anda untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan pribadi dan professional (work-life balanced). Anda bebas memutuskan kapan akan libur dan kapan Anda akan bekerja.

5. Tidak Bekerja di Bawah Tekanan

Tyara mengatakan, dirinya tidak menyukai pekerjaan yang mengharuskannya mengejar target. Hal itu hanya akan membuat tertekan dan merasa stres.

"Jika tidak dapat memenuhi target atau melakukan kesalahan saat bekerja, kita pasti akan mendapat teguran atau kena sanksi oleh atasan. Ini memberi lebih banyak tekanan dan bisa memengaruhi kesehatan mental," papar Tyara.

Namun, jika Anda membangun bisnis sendiri, Anda tidak akan bekerja di bawah tekanan siapa pun. Anda akan leluasa menikmati pekerjaan.

Baca juga: 6 Karakter Diri yang Harus Dimiliki Pelaku Usaha dalam Membangun Bisnis

6. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Dengan membangun bisnis sendiri, Anda tidak hanya menciptakan peluang untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

Anda dapat menjadi seorang wirausaha yang memberdayakan orang lain, dengan memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan berkembang secara profesional.

Ini bukan hanya tentang menciptakan penghasilan untuk diri sendiri, tetapi juga tentang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan ekonomi.

Apalagi, saat ini peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian negara semakin diakui, karena UMKM menyerap banyak tenaga kerja.

Baca juga: 3 Alasan Anda Harus Mulai Membangun Usaha Sendiri

Bagi Anda para fresh graduate, keenam hal di atas bisa menjadi pertimbangan untuk mulai membangun bisnis sendiri.

Membangun bisnis memang membutuhkan dedikasi, kerja keras, dan ketekunan, tapi di saat bersamaan juga menciptakan lapangan pekerjaan baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau