Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tertarik Membangun Usaha Sendiri? Ketahui 5 Keuntungan Wirausaha

Kompas.com - 13/02/2024, 16:02 WIB
Bestari Kumala Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Menjalankan bisnis yang dibangun sendiri tentu akan menghadapi berbagai tantangan. Namun, banyak orang memilih melakukannya, karena beranggapan keuntungan yang akan didapat jauh lebih besar ketimbang kesulitannya.

Terbukti, banyak pelaku usaha yang puas dengan keputusannya membangun usaha.

Alasan paling umum yang membuat seseorang membangun usaha adalah untuk menjadi bos bagi dirinya sendiri. Selain itu, tentu ada beberapa keuntungan lain yang bisa didapat dari membangun usaha sendiri.

Baca juga: 3 Tips Sukses Memulai Bisnis Bagi Wirausaha Penyandang Disabilitas

Berikut ini beberapa keuntungan wirausaha.

1. Punya Kendali

Saat bekerja di perusahaan milik orang lain, sehebat apa pun Anda, tentu tak bisa memiliki kendali penuh terhadap pekerjaan yang dilakukan. Semua harus disesuaikan dengan aturan Perusahaan, bahkan keinginan atasan.

Hal ini seringkali tidak memungkinkan Anda, untuk memaksimalkan pengetahuan dan keterampilan Anda.

Dengan membangun bisnis Anda sendiri, Anda bisa melakukan apa yang Anda inginkan, kapan pun Anda mau.

Anda bisa mengembangkan produk atau layanan yang menurut Anda terbaik. Anda memiliki sistem dan rutinitas yang paling sesuai untuk diri Anda. Dan jika Anda membutuhkan tidur siang di pagi atau sore hari untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas, Anda bisa melakukannya.

2. Kesempatan Menciptakan Inovasi

Organisasi yang sudah mapan dapat menciptakan perubahan dan inovasi yang hebat. Namun, ide-ide baru yang paling baru dan menarik, sering kali justru datang dari pemilik usaha kecil yang berani mengambil risiko sendiri, ketika mereka tidak punya kesempatan mewujudkan ide-ide mereka di tempat kerja mereka sebelumnya.

Banyak ikon bisnis dimulai dengan ide yang telah mengubah dunia. Dari Zuckerberg, Bezos hingga Gates, semuanya memiliki ide kecil yang berubah menjadi kesuksesan besar. Banyak dari para pengusaha ini meluncurkan perusahaan-perusahaan besar mereka berawal dari garasi mereka.

Baca juga: 4 Tips Penting buat Gen Z yang Mau Jadi Wirausaha Muda

3. Fleksibilitas

Menjalankan bisnis menjadi Impian bagi orang-orang yang berharap dapat bekerja dengan waktu yang fleksibel.

Apalagi untuk para perempuan, membangun usaha sendiri dapat mendukungnya untuk lebih leluasa membagi waktu antara keluarga dan karier.

Menurut serangkaian studi kasus yang dilakukan oleh National Women's Business Council, fleksibilitas merupakan faktor utama bagi banyak perempuan yang memutuskan untuk menjadi wirausaha.

Bahkan hasilnya menunjukkan, sepanjang tahun 2014-20129 bisnis yang dimiliki oleh perempuan tumbuh lebih cepat dibandingkan bisnis baru pada umumnya, yaitu 21% per tahun vs 9%.

Selain para perempuan, generasi Milenial dan generasi Z juga dikenal mencari fleksibilitas di tempat kerja mereka, dan menjalankan bisnis tampaknya berjalan baik untuk kebanyakan dari mereka.

Halaman:

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau