Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Mengapa Peluang Bisnis Kopi Sangat Menjanjikan

Kompas.com, 10 April 2024, 09:10 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup manusia. Dari sarapan pagi, sekedar nongkrong, hingga pertemuan bisnis yang penting, kopi telah mengintegrasikan dirinya ke dalam rutinitas sehari-hari banyak orang di seluruh dunia.

Tidak mengherankan jika bisnis kopi memiliki potensi yang sangat besar. Agus Sudardji (57) dan Jo Nicholas Agus (23) merupakan pemilik kopi ternama bernama Kopi Tjap Teko di Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kisah di Balik Kopi Tjap Teko, Si Legedaris Lintas Generasi

Bisnis kopi itu telah turun temurun dilestarikan tiga generasi tanpa terputus. Mereka menjelaskan bahwa salah satu alasan terus dilanjutkannya bisnis kopi itu adalah karena peluang bisnis kopi yang selalu tinggi, walau zaman terus berubah.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa peluang bisnis kopi sangat menjanjikan, yang dijelaskan oleh Sudardji dan Nicholas:

1. Kopi Tidak Musiman

Selama tiga generasi, dimulai dari tahun 1960-an, Kopi Tjap Teko Bogor terus diminati. Penyuka kopi akan selalu ada di setiap zaman.

Kopi berbeda dengan cromboloni, croffle, atau F&b lainnya. Bisnis kopi akan selalu berjalan saat manusia masih ada di bumi ini. Hal itu dikarenakan kopi sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang.

2. Kopi Selalu Mengikuti Inovasi Baru

Kopi adalah salah satu yang jika dikombinasikan atau dipadukan dengan yang lain, akan selalu menghasilkan rasa yang enak. Perhatikan rasa-rasa inovasi kopi yang saat ini beredar. Itu membuktikan bahwa kopi bisa mengalir mengikuti inovasi yang baru.

Sebagai contoh adalah kopi gula aren, tren ini dimulai pada tahun 2015. Kopi gula aren menjadi favorit orang. Selain itu ada kopi rasa klepon, dan masih banyak lagi. Hal itu menunjukkan bahwa kopi akan selalu bisa mengikuti inovasi atau selalu ada inovasi di dalam dunia kopi.

3. Kopi Merupakan Kebutuhan atau Habit

Di kehidupan yang serba cepat dan dinamis ini, kopi sudah menjadi kebutuhan atau habit bagi banyak orang. Bangun di pagi hari mereka membutuhkan kopi agar tidak mengantuk saat bekerja.

Saat makan pun mereka memilih kopi untuk minumannya. Pelajar yang ingin belajar atau mengerjakan tugas di malam hari, mereka akan meminum kopi agar bisa begadang dan tidak ngantuk.

Di manapun dan kapanpun orang bisa mengopi, apalagi bagi mereka yang telah kecanduan.
Kopi mengandung kafein yang bisa menyebabkan kecanduan. Mereka tidak bisa hidup tanpa kopi, karena sudah menjadi kebutuhannya.

4. Permintaan Selalu Stabil Bahkan Berkembang

Kopi merupakan salah satu komoditas paling diperdagangkan di dunia. Permintaannya stabil dan bahkan cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Baca juga: Coffee Mocktail, Tren yang Menjadi Peluang Bisnis Baru Industri Kopi

Minuman ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup banyak orang di seluruh dunia, tidak hanya sebagai penyemangat, tetapi juga sebagai gaya dan budaya.

Permintaan yang konstan dan terus berkembang menjadikan bisnis kopi memiliki pangsa pasar yang besar dan stabil. Tak hanya pada penyajian kopi seperti kafe, tetapi petani kopi atau bagian produksi biji kopi juga akan memiliki peluang yang besar.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau