Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Cara Memaksimalkan Instagram Story sebagai Pelaku UMKM

Kompas.com, 9 Mei 2024, 14:18 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Media sosial menjadi pilihan utama bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisnis selalu mengikuti perkembangan zaman.

Melalui Instagram, para pelaku UMKM dapat membuat profil usaha dan membuat konten-konten untuk promosi. Instagram juga menjadi sarana bagi mereka untuk meluncurkan produk-produk terbaru. 

Ada juga fitur Instagram story yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Melalui artikel berikut, kamu akan menjumpai beberapa cara memaksimalkan Instagram story bagi UMKM. Kompas.com telah merangkum artikel ini dari entrepreneur.com.

Baca juga: Cara Menarik Pembeli Lewat Instagram Saat Ramadhan

1. Gunakan Fitur Swipe Up

Instagram telah menyediakan fitur swipe up bagi para pebisnis agar produk dapat terjual dengan cepat. Fitur ini biasa ada dalam Instagram story yang dapat mengarahkan calon pembeli ke arah situs pembelian produk. 

Kamu bisa menggunakan foto produk yang unik dan menarik sehingga calon pembeli akan terkesan. Setelah itu, calon pembeli akan swipe up foto produk milikmu dan bisa langsung membeli di e-commerce atau platform lainnya. 

2. Live Instagram

Ada juga fitur live dalam Instagram yang bisa kamu manfaatkan sebagai pelaku UMKM. Melalui fitur ini, kamu bisa mempromosikan produk terbaru atau menunjukkan promo-promo yang sedang diluncurkan. 

Baca juga: 8 Tips Penting Manfaatkan Instagram untuk Promosi Usaha Kuliner

Supaya kamu mudah mendapatkan audiens, Instagram telah menyediakan notifikasi otomatis yang langsung masuk dalam Instagram followers kamu. Jadi, para followers kamu tidak akan ketinggalan menyimak live Instagram. 

3. Metode Storytelling untuk Promosi Produk

Melalui Instagram story, kamu bisa menampilkan video berupa storytelling tentang kelebihan produk-produk kamu. Misalnya kamu meluncurkan produk skincare terbaru, lalu kamu mencoba menceritakan manfaat yang akan dirasakan dari penggunaan produk tersebut.

Metode storytelling seperti ini dapat memicu rasa keingintahuan calon pembeli terhadap produk. Namun, hal ini juga harus diiringi dengan metode bercerita yang tidak membosankan. 

Baca juga: Bingung Bikin Iklan Produk dengan Instagram Ads? 8 Tips Ini Wajib Dicoba

4. Berkolaborasi dengan Influencer

Cara lain yang bisa kamu lakukan yaitu berkolaborasi dengan influencer. Carilah influencer dengan jumlah pengikut yang menjanjikan dan ajak mereka untuk mempromosikan produkmu.

Kamu bisa mengombinasikan dengan metode storytelling sebelumnya. Ajak influencer untuk menceritakan kelebihan serta manfaat dari menggunakan produk kamu. 

Influencer bisa mampu memengaruhi calon pembeli, terutama bagi orang-orang yang sudah percaya sepenuhnya dengan influencer tersebut.

Baca juga: 5 Tips Maksimalkan Reels Instagram untuk Pemasaran Bisnis

5. Jangan Takut Gunakan Instagram Ads

Saat ini, sudah banyak pengusaha yang menggunakan Instagram Ads. Fungsinya hampir sama dengan metode swipe up, yaitu membuat calon pembeli tertarik dengan produk kamu. 

Namun, Instagram Ads lebih tampak seperti iklan. Biasanya muncul ketika seseorang sedang melihat Instagram story lalu Instagram Ads muncul sebagai jeda. 

Jika produkmu menarik dalam Instagram Ads tersebut, orang-orang akan berhenti sejenak lalu melihat produk-produkmu secara saksama. Kamu bisa gunakan foto atau video produk yang menarik perhatian mereka. 

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Lebih Banyak Views di Instagram Saat Promosikan Bisnis

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau