Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Bisnis Memerlukan Laporan Akuntansi? Simak Penjelasannya

Kompas.com, 25 Mei 2024, 11:02 WIB
Add on Google
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bisnis kecil atau menengah, seringkali mengabaikan laporan keuangan atau akuntansi bisnisnya. Biasanya, karena mereka belum paham bahwa laporan akuntansi sangat penting dalam keberlanjutan bisnis.

Padahal, laporan akuntansi tidak harus dibuat kompleks. Anda bisa membuat laporan keuangan yang sederhana, terpenting semua data seperti pengeluaran dan pemasukan tercatat.

Laporan akuntansi dibuat untuk memahami kesehatan keuangan bisnis Anda. Memiliki laporan akuntansi yang mudah dipahami bermanfaat untuk memastikan Anda selalu mengetahui kondisi keuangan terkini bisnis Anda.

Baca juga: Kewalahan Mengelola Keuangan Bisnis? Pertimbangkan Pakai Software Akuntansi

Laporan-laporan ini, digunakan oleh manajemen dalam sebuah bisnis untuk mendapatkan wawasan tentang apa yang terjadi di berbagai segmen bisnis dan membuat keputusan mengenai operasinya, seperti bagaimana menghasilkan pendapatan dan meningkatkan keuntungan.

Berikut ini empat alasan mengapa bisnis memerlukan laporan akuntansi;

1. Panduan Evaluasi Bisnis

Laporan akuntansi, terdiri dari laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Laporan ini  memberikan gambaran lengkap mengenai kinerja keuangan bisnis.

Semua yang tercatat dalam keuangan bisnis merupakan transaksi yang terjadi dari suatu waktu ke waktu lain.

Laporan akuntansi dapat menjadi penduan untuk mengevaluasi sektor mana yang kurang baik, agar segera dapat diberbaiki.

Evaluasi yang dilakukan akan mempercepat perkembangan bisnis dan mencapai tujuan bisnis.

2. Panduan Pengambilan Keputusan Bisnis

Keputusan bisnis yang tepat membutuhkan data akurat dan relevan. Laporan akuntansi menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan strategis, seperti perluasan usaha, investasi, atau pemotongan biaya.

Dengan data akuntansi yang valid, manajemen dapat mengevaluasi berbagai opsi dan memilih yang paling menguntungkan bagi perusahaan.

Laporan akuntansi juga akan memudahkan owner mengambil langkah baru dengan dasar pertimbangan yang ada pada laporan tersebut.

Baca juga: 6 Cara Efektif Mengelola Keuangan Bisnis

3. Panduan Meningkatkan Keuntungan

Laporan akuntansi berperan penting dalam pengendalian keuangan, dengan menyediakan data yang diperlukan untuk memonitor pengeluaran, mengelola utang, hingga meningkatkan keuntungan.

Laporan akuntasi juga digunakan untuk merencanakan keuangan dalam jangka panjang, termasuk perencanaan pajak dan strategi pertumbuhan bisnis.

Perencanaan keuangan akan mengatur biaya apa yang perlu dipangkas atau pengeluaran apa yang berlebihan, dengan tujuan meningkatkan profit bisnis.

Dengan perencanaan keuangan yang baik, bisnis juga dapat terhindar dari masalah keuangan atau kerugian yang tidak diinginkan di masa depan.

4. Transparasi Keuangan Bisnis

Laporan akuntansi bisnis akan menimbulkan transparasi keuangan. Dengan menyajikan laporan keuangan yang terbuka dan jujur, kepercayaan terhadap berbagai pemangku kepentingan, seperti karyawan, pelanggan, pemasok, dan masyarakat luas akan tercipta.

Transparansi ini penting untuk menjaga reputasi perusahaan dan membangun hubungan jangka panjang yang positif dengan semua pihak.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Manajemen Keuangan bagi Sebuah Bisnis

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau