Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisnis Sewa Pakaian: Gali Peluang dalam Fesyen Berkelanjutan

Kompas.com - 18/08/2024, 10:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

4. Perbanyak Koleksi Pakaian yang Disewakan

Meskipun perlahan, koleksi pakaian sewa yang dimiliki juga harus selalu di-update agar pelanggan bisa mendapatkan banyak pilihan.

Hal ini juga merupakan strategi penting untuk menjaga dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Supaya ketika ingin menyewa kembali, mereka bisa memilih pakaian yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak monoton.

Selain itu, jangan lupa perhatikan kelengkapan aksesoris tambahan yang dibutuhkan, agar tempat sewa pakaian Anda memiliki nilai plus dibanding yang lain.

Tentunya hal ini juga mampu membuat konsumen tertarik dan kembali menyewa, bahkan menjadi pelanggan setia. Setiap orang tentu akan memilih tempat sewa pakaian yang menawarkan pilihan jauh lebih lengkap.

Dengan banyak pilihan yang beragam, konsumen tentu akan jadi lebih puas dan tak perlu pergi ke banyak tempat hanya demi tampilan yang diinginkan. Namun demikian, tentunya opsi tambahan ini harus dihitung dengan benar-benar teliti dan cermat.

Ini supaya koleksi pakaian dan aksesoris tambahan tidak membuat beban biaya bertambah tapi tidak memberi hasil yang sepadan. Pelajari selera yang diminati oleh sebagian besar pelanggan, termasuk jenis pakaian dan aksesorisnya agar lebih efektif.

5. Lakukan Promosi dengan Giat

Dalam bisnis, promosi merupakan salah satu bagian terpenting yang tak boleh dilewatkan. Begitu pula saat mengembangkan bisnis sewa pakaian yang Anda jalankan. Media sosial termasuk salah satu platform yang tepat untuk memaksimalkan langkah promosi secara lebih efisien.

Unggah foto-foto pakaian yang disewakan dengan tampilan yang bagus dan tetap real, supaya calon pelanggan memiliki gambaran jelas tentang jenis pakaian yang ditawarkan. Hindari editan foto pakaian yang berlebihan, karena bisa menimbulkan persepsi berbeda hingga muncul kekecewaan dari pelanggan.

Sebaiknya gunakan foto beresolusi tinggi agar tampilannya lebih jelas dan tidak jauh berbeda dari aslinya. Selain itu, jangan lupa untuk berpromosi langsung ke calon pelanggan potensial. Ini bisa jadi langkah promosi gratis tapi tetap efisien dan memberikan efek yang cukup besar.

Baca juga: Bisnis Fesyen Bareng Bestie, Begini Aturan Mainnya

6. Berikan Pelayanan yang Prima

Bisnis sewa pakaian memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan kepuasan konsumen atau pelanggan, baik karena kualitas pakaiannya maupun pelayanannya. Oleh sebab itu, memberikan pelayanan secara maksimal pada pelanggan sangatlah penting. Ini supaya pelanggan dengan senang hati kembali lagi dan menjadi lebih loyal.

Pastikan untuk jangan lupa dengan menggunakan word of mouth alias kekuatan kata-kata. Pasalnya networking seringkali membawa efek positif, dimana pelanggan bisa membawa pelanggan baru tanpa disengaja. Sebab seseorang cenderung memilih sesuatu yang dinilai bagus oleh seseorang yang memang mereka kenal dengan baik.

7. Berikan Penawaran Diskon

Agar bisa membuat pelanggan tertarik, tidak ada salahnya untuk membuat program penawaran diskon sesekali. Anda bisa memanfaatkan beberapa momen tertentu ketika ingin memberikan diskon.

Program diskon tersebut ada banyak sekali jenisnya yang bisa ditawarkan ke calon pelanggan. Misalnya potongan sekian persen untuk biaya sewa pakaian adat, gratis sewa item tertentu untuk minimal sekian item yang telah disewa

8. Sediakan Pakaian Sewa dengan Kualitas Terbaik

Kualitas baju menjadi modal terpenting dalam bisnis sewa pakaian. Maka dari itu, pakaian yang disewakan harus dijaga dengan baik kualitasnya agar pelanggan puas dan pakaian pun tetap awet. Perlu dipahami bahwa ada beberapa jenis pakaian yang harus diperlakukan secara khusus seperti brukat, beludru, satin, kain berpayet dan sebagainya.

Oleh karena itu, ada baiknya alokasikan dana khusus untuk biaya pencucian dan perawatan pakaian sesuai bahannya. Tak lupa untuk melakukan pengecekan semua jenis pakaian secara berkala agar bisa segera diperbaiki jika ada kerusakan. Contohnya seperti benang kusut, kancing terlepas dan lainnya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau