Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Sukses Berbisnis di Usia Muda, Cocok Untuk Pemula

Kompas.com - 26/08/2024, 16:46 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Merintis bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja, bahkan di usia muda. Berbisnis di usia muda selain untuk mendapat penghasilan tambahan, kamu juga bisa meningkatkan keterampilan berwirausaha dan belajar mandiri.

Berbisnis di usia muda juga memiliki banyak manfaat lain, seperti memperluas relasi, menambah pengalaman, dan menggali potensi diri. Itu sebabnya para anak muda juga boleh mencoba peluang di dunia bisnis.

Sebagai anak muda, kesempatan untuk mencari minat dan bakat masih terbuka luas. Pernah dengar istilah "habiskan jatah gagal di masa muda,"? Ini sebagai pengingat bahwa selagi masih muda memang ada banyak kesempatan yang bisa dicoba, meskipun gagal setidaknya kamu sudah memiliki bekal pengalaman untuk masa depan.

Jika kamu tertarik ingin berbisnis di usia muda, berikut ini beberapa tip yang bisa memandu kamu saat mulai merintis bisnis, seperti yang dilansir dari Business.com:

1. Temukan Ide Bisnis

Baca juga: Cara Cepat Bikin Brand Cepat Terkenal, Coba Gunakan 5 Tips Dasar Ini

Hal pertama yang bisa kamu lakukan sebelum memulai bisnis adalah menemukan ide bisnis. Sebagai anak muda, wajar jika kamu merasa bingung ingin bisnis apa dan mula dari mana. Oleh karena itu coba kamu brainstorming, pikirkan apa ide bisnis yang cocok denganmu.

Bisnis juga bisa dikembangkan dari hobi. Misalnya kamu memiliki hobi memasak, kamu bisa mencoba peluang bisnis Food and Beverage (FnB). Jika kamu memiliki hobi desain, kamu bisa coba bisnis jasa desain dan editing.

Keuntungannya jika kamu memulai bisnis dari hobi adalah, kamu bisa lebih mudah mengembangkan bisnismu karena kamu sudah memiliki skill dan minat di bidang tersebut. Bbahkan, bisnis ini bisa berjangka panjang karena kamu tidak mudah bosan.

2. Perencanaan

Setelah kamu menemukan ide bisnis yang akan kamu geluti, selanjutnya mulailah dengan perencanaan. Coba buat daftar keperluan apa saja yang kamu butuhkan untuk bisnis ini.

Ketahui segmentasi pasar untuk bisnis kamu tersebut, bagaimana operasionalnya, dan bagaimana cara kamu mengatur waktu untuk menjalankan bisnis ini di tengah kesibukanmu yang lain, khususnya jika kamu masih pelajar.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengikuti Tren Pemasaran Digital? Simak 5 Tips Ini

Selain itu, coba identifikasi apa saja tantangan yang mungkin menghambat kamu dalam memulai bisnis. Misalnya, terkendala modal, terkendala bahan baku, atau terkendala tempat dan waktu. Dengan mengidentifikasinya, kamu bisa fokus untuk mencari solusi bagaimana mengatasi tantangan tersebut.

Perencanaan awal berguna agar kamu mengetahui tujuan dari bisnis ini, apa langkah yang bisa kamu ambil, dan strategi apa yang paling mungkin kamu gunakan. Dengan adanya perencanaan, kamu bisa dengan mudah memantau progres bisnis kamu di kemudian hari.

3. Atur Keuangan

Salah satu tantangan utama berbisnis di usia muda tentu dari segi keuangan dan bagaimana cara mengelolanya. Sebagai anak muda, jika kamu belum memiliki modal yang cukup, coba pikirkan alternatif lain.

Misalnya kamu ingin berbisnis jasa nail art, tetapi kamu belumpunya modal yang cukup membeli lebih banyak pewarna kuku, maka kamu bisa gunakan terlebih dahulu apa yang kamu miliki sembari mengumpulkan modal.

Jika modal yang kamu miliki sudah cukup, mulai hitung berapa harga jual produk atau jasa yang kamu tawarkan. Dengan perhitungan ini kamu bisa memperkirakan berapa keuntungan yag bisa kamu dapatkan, dan bagaimana cara memutar keuangan tersebut agar bisnismu berjalan.

Baca juga: Tips Menghemat saat Berbisnis Online, Cocok Untuk Pemula

4. Banyak Mencari Referensi

Sebelum mantap menjalankan bisnis, pastikan kamu memiliki pengetahuan yang cukup seputar bisnis kamu ini. Coba untuk baca banyak referensi dari internet, cari tahu metode-metode berbisnis, dan banyak bertanya dengan orang sekitar yang lebih mengetahui tentang industri bisnis serupa.

Luangkan lebih banyak waktu untuk belajar dan mendalami keterampilan sebelum akhirnya mengambil pesanan pertama kamu nanti. Bahkan, jika memang diperlukan kamu bisa mencari mentor untuk berdiskusi agar bisnis yang akan kamu jalankan ini semakin jelas arahnya.

5. Fleksibel dan Berani Mencoba

Langkah selanjutnya adalah coba untuk menjalankan bisnismu. Mungkin ada banyak tantangan yang nantinya akan kamu hadapi, bahkan pebisnis yang sudah bertahun-tahun pun memiliki tantangannya sendiri dalam berbisnis.

Memiliki keberanian dan ingin mencoba adalah modal awal yang kamu butuhkan sebagai pebisnis muda. Tidak perlu takut gagal, karena pada dasarnya bisnimu tidak akan gagal selama kamu memiliki upaya untuk mencari solusi apabila menemui masalah.

Baca juga: Persiapan dan Tips Memulai Usaha Barbershop agar Cuan

Selain itu cobalah untuk bersikap fleksibel mengikuti perkembangan bisnismu dari hari ke hari. Misalnya setelah berjalan beberapa bulan, ada produk yang kurang diminati oleh pembeli, kamu bisa berhenti menjualnya dan memperbanyak produk lain yang lebih banyak peminatnya.

6. Manfaatkan Relasi Pertemanan

Sebagai pebisnis muda, mungkin kamu belum memiliki relasi untuk menembus pasar yang luas. Namun, kamu memiliki relasi pertemanan yang bisa kamu jadikan segmentasi pasar awal.

Kamu bisa menawarkan produk dan jasa kepada teman-teman terdekatmu terlebih dahulu, kemudian coba perluas lagi dengan teman-teman di lingkungan sekitar. Bahkan, menawarkan produk ke teman cenderung berhasil meningkatkan penjualan karena adanya rasa solidaritas pertemanan yang ingin membantu.

Seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan celah untuk memasarkan produkmu lebih luas lagi.

Sudah siap mencoba bisnis di usia muda? Semoga berhasil.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!


Terkini Lainnya
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Program
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat 'Fun Run'
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat "Fun Run"
Program
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Training
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Program
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Program
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Program
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan 'Blended Finance' ke Adena Coffee
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan "Blended Finance" ke Adena Coffee
Program
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Jagoan Lokal
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
Training
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau