Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengintip Regenerasi Petani Kopi Desa Cikoneng

Kompas.com, 19 Oktober 2024, 19:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Menyambut hal ini, Atam juga berharap lebih banyak anak muda yang tertarik untuk terjun kembali ke dunia pertanian mengingat adanya potensi besar di sana.

Peningkatan pendapatan di kalangan petani kopi juga membawa dampak positif pada status sosial mereka di masyarakat.

Sebelumnya, petani kopi sering dianggap sebagai pekerjaan yang kurang menguntungkan, tetapi dengan adanya lonjakan pendapatan, status sosial petani juga ikut meningkat.

Selain itu, program ini juga berfokus pada pemberian edukasi bagi petani, baik tua maupun muda. Dengan edukasi ini, para petani tidak hanya menjadi lebih mandiri, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan keberlanjutan lingkungan.

Kontribusi terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Transformasi pertanian kopi di Desa Cikoneng juga dapat dikatakan berkontribusi pada pencapaian beberapa tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca juga: Bank Indonesia Pertemukan Petani Kopi dengan Agregator

Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani dan menarik minat generasi muda, tetapi juga berdampak pada aspek lingkungan. Dengan penggunaan metode pertanian organik, Desa Cikoneng berhasil menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

"Metode organik ini membuat tanah lebih sehat dan meningkatkan kapasitasnya untuk menyerap air. Selain itu, karena tanaman kopi bisa memproduksi antibodi alami, penggunaan pestisida kimia bisa dikurangi," jelas Atam

Dampak lain dari transformasi ini adalah pengentasan kemiskinan dan peningkatan lapangan kerja di sektor pertanian. Dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan, para petani sekarang bisa hidup lebih sejahtera dan memikirkan masa depan yang lebih baik.

Perubahan di Desa Cikoneng bukan hanya soal peningkatan produktivitas kopi, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang luas.

Dengan pendapatan yang meningkat, status sosial yang lebih baik, serta regenerasi petani muda, Desa Cikoneng telah menjadi contoh bagaimana transformasi pertanian yang berhasil bisa mengubah kehidupan masyarakat.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau