Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Ide Bisnis Mudah Bermodal Uang Pesangon untuk Karyawan yang Terkena PHK

Kompas.com, 24 November 2024, 21:22 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber sleek.com

KOMPAS.com – Menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa menjadi tantangan berat, tetapi kamu juga perlu ingat mungkin saja ini bisa menjadi peluang untuk memulai sesuatu yang baru. Ada kalanya kamu perlu mencoba hal baru, mungkin saat terkena PHK ini adalah waktunya.

Dilansir dari Kompas.com, jumlah tenaga kerja yang menjadi korban PHK terus bertambah sejak Januari sampai dengan Oktober 2024. Berdasarkan data Satudata Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), terdapat 63.947 tenaga kerja yang terkena PHK pada periode Januari sampai Oktober 2024.

Jika kamu sedang mengalami kondisi ini, menjadi pebisnis juga boleh dicoba untuk karyawan yang terkena PHK.

Bisnis adalah kegiatan yang bisa kamu lakukan tanpa perlu melamar kerja ke perusahaan lain, sehingga cocok untuk karyawan yang terkena PHK tetapi ingin langsung kembali produktif.

Baca juga: Sebelum Jadi Wirausaha Pakai Uang Pesangon PHK, Simak Tips Berikut

Berikut adalah beberapa ide bisnis sederhana yang dapat dijalankan dengan mudah dan bisa menggunakan uang pesangon PHK.

Dengan begitu, bisa menjadi alternatif untuk karyawan yang terkena PHK dan ingin mencoba keberuntungan di dunia bisnis.

Berikut ide usahanya seperti yang dilansir dari sleek.com.

1. Jualan Online

Jualan online menjadi salah satu ide bisnis yang mudah dijalankan. Saat ini banyak sekali e-commerce yang bisa digunakan untuk jualan online, bahkan kamu juga bisa memanfaatkan media sosial kamu untuk berbisnis.

Kamu bisa menjual berbagai produk, mulai dari pakaian, aksesori, makanan ringan, hingga kebutuhan rumah tangga. Dengan memanfaatkan platform online, kamu bisa menjangkau banyak pembeli potensial karena saat ini semua orang menggunakan media sosial dan e-commerce.

Baca juga: Sebelum Jadi Wirausaha Pakai Uang Pesangon PHK, Simak Tips Berikut

Jika kamu ingin berbisnis online, pastikan untuk menyediakan produk berkualitas, memberikan layanan terbaik, dan memanfaatkan promosi seperti diskon untuk menarik pelanggan baru. Karena persaingan dalam bisnis online cukup dipengaruhi oleh beberapa poin tersebut.

2. Reseller atau Dropshipper

PHK yang secara tiba-tiba seringkali membuat beberapa orang tidak siap untuk berbisnis karena tak ada persiapan modal sebelumnya. Namun tak perlu khawatir, jika modal menjadi kendala, menjadi reseller atau dropshipper adalah solusi yang tepat.

Kamu hanya perlu bekerja sama dengan pemasok terpercaya dan mempromosikan produk mereka melalui media sosial atau marketplace. Sistem dropship ini memungkinkan kamu menjual produk tanpa harus menyimpan stok, sehingga risiko kerugian juga sangat minim.

Selain itu, menjadi reseller atau dropshipper termasuk pilihan bisnis yang fleksibel dan cocok bagi pemula. Sehingga kamu tidak perlu mempersiapkan bisnis dari nol, dengan mengeluarkan banyak modal dan usaha.

Baca juga: Kisah Sukses Khalid, Bisnis Produk Herbal Bermodal Uang Pesangon PHK

3. Bisnis Kuliner Rumahan

Bisnis kuliner rumahan juga bisa menjadi peluang besar terlebih lagi jika kamu senang memasak, dan di dapur terdapat alat masakan yang cukup memadai.

Kamu bisa mencoba bisnis kuliner rumahan seperti catering harian, menjual makanan beku seperti nugget dan dimsum homemade, atau cemilan seperti keripik pedas dan dessert box.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau