Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membangun Keunggulan Kompetitif dalam Bisnis, Pengusaha Wajib Tahu!

Kompas.com, 24 Desember 2024, 14:37 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber Indeed

KOMPAS.com - Keunggulan kompetitif adalah salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis. Dengan memiliki keunggulan kompetitif, bisnis kamu tidak hanya bisa bertahan di tengah persaingan, tetapi juga bisa berkembang lebih pesat.

Namun, membangun keunggulan kompetitif tidaklah instan. Dibutuhkan strategi, inovasi, dan pemahaman mendalam tentang pasar.

Untungnya, membangun keunggulan kompetitif tidak harus langsung besar, tetapi secara bertahap yang penting selalu ada kemajuan yang terlihat dari bisnis kamu. Kamu bisa fokus pada keunikan bisnis dan kembangkan itu secara bertahap.

Baca juga: Jenis-Jenis Keunggulan Kompetitif dalam Bisnis, Apa Saja?

Jika kamu sedang mencari cara untuk menjadikan bisnis kamu memiliki keunggulan kompetitif, berikut adalah beberapa langkah-langkah sederhana yang bisa kamu terapkan, seperti yang dilansir dari beberapa sumber termasuk Indeed.com.

1. Kenali Target Pasar

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami siapa target pasar dari bisnis kamu tersebut. Sebagai bisnis yang menyediakan barang maupun jasa, penting untuk kenali kebutuhan, keinginan, dan masalah yang konsumen hadapi.

Dengan berhasil memenuhi kebutuhan mereka, maka ini bisa membuka peluang besar untuk menjadikan bisnis kamu lebih unggul. Karena untuk membangun keunggulan kompetitif salah satunya dimulai dari penilian konsumen.

Baca juga: Cara Unik 3 Bisnis Minuman Es Teh Ini ke Level yang Berbeda

Tipsnya adalah, kamu bisa lakukan survei pelanggan untuk mengetahui apa yang mereka harapkan seperti menggunakan data dari media sosial untuk menganalisis preferensi mereka.

Dengan memahami pelanggan, kamu dapat menciptakan produk atau layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini akan membuat bisnis kamu lebih relevan di mata konsumen.

Hasilnya? Secara perlahan keunggulan kompetitif itu dengan sendirinya melekat dalam bisnis kamu.

2. Lakukan Analisis Pesaing

Namun untuk menjadi yang paling unggul dan kompetitif di dubia bisnis ini tak bisa hanya dengan memenuhi kebutuhan pelanggan. Seperti yang diketahui, bisnis dengan segala persaingannya juga membuat kamu perlu berhati-hati dengan pesaing.

Baca juga: Cara Menetapkan Harga Jual, Jangan Lupakan 5 Faktor Penentu Ini

Meskipun sering pula ditemui beberapa pengusaha yang memiliki statement seperti “Saya tidak melihat pesaing, saya hanya fokus pada bisnis saya sendiri,” tetapi sebenarnya mengawasi apa yang dilakukan pesaing adalah langkah penting dalam membangun keunggulan kompetitif.

Dalam hal ini, kamu memang harus tetap melakukan analisis pesaing dengan cara yang sehat dan tidak merugikan orang lain. Jadi, kamu tidak perlu meniru, melainkan belajar dari kelebihan dan kekurangan mereka.

Kamu bisa gunakan tools seperti analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memetakan posisi pesaing. Dari sini, kamu cari celah atau kebutuhan pasar yang belum terpenuhi oleh pesaing.

Baca juga: Tantangan UMKM dalam Melakukan Ekspansi dan Cara Mengatasinya

Misalnya, jika pesaing kamu unggul karena menawarkan harga murah, kamu bisa berfokus pada kualitas produk atau layanan pelanggan yang lebih baik.

3. Fokus pada Inovasi

Tak bisa disangkal, pasar akan terus berubah dan inovasi adalah cara untuk bisnis tetap relevan. Jangan hanya mengikuti tren, tapi ciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau