Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Ide Bisnis Kerajinan Tangan dari Bahan Rotan

Kompas.com, 11 Januari 2025, 13:10 WIB
Add on Google
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Indonesia dikenal sebagai negara penghasil rotan terbesar di dunia. Selain itu, Indonesia merupakan salah satu negara eksportir furnitur berbasis rotan yang cukup besar.

Menurut catatan Kementerian Perindustrian seperti dikutip dari laman indonesia.go.id, nilai ekspor furniture berbasis rotan menembus 67,67 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 967,6 miliar pada Januari hingga Mei 2021.

Angka ini naik 31 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 51,62 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 738,1 miliar.

Baca juga: UMKM Binaan Bank Indonesia NTB Ekspor Anyaman Rotan ke Jerman

Dari data tersebut, kerajinan tangan dari bahan rotan bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Produk furniture dan fesyen berbasis rotan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Apakah kamu tertarik untuk memulai bisnis kerajinan rotan? Berikut beberapa ide usaha kerajinan dari rotan seperti dirangkum dari laman Kementerian Koperasi.

1. Meja dan Kursi Rotan

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih (kanan) saat meninjau pameran produk rotan di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/4/2024).ANTARA/Fathnur Rohman Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih (kanan) saat meninjau pameran produk rotan di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/4/2024).

Setiap rumah pasti membutuhkan furniture berupa meja dan kursi. Meja dan kursi berbasis rotan merupakan barang yang populer bagi banyak pemilik rumah. 

Desain meja dan kursi rotan memberikan kesan alami pada interior ataupun eksterior rumah. Buatlah meja dan kursi rotan kekinian yang dipadukan dengan fabric berwarna menarik.

2. Lemari Rotan

Furniture di dalam rumah yang kerap menggunakan rotan selanjutnya adalah lemari. Kamu bisa membuat lemari rotan bergaya simpel dan elegan untuk berbagai gaya interior.

Baca juga: Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Lemari-lemari berbasis rotan tersebut nantinya bisa digunakan untuk menyimpan pakaian, sepatu, atau barang-barang serbaguna lainnya.

3. Hiasan Dinding

Ilustrasi rotan.Dok. PT Dyandra Promosindo Ilustrasi rotan.

Dinding merupakan bagian rumah yang bisa dihias dengan pernak-pernik. Generasi muda khususnya gemar menghias dinding.

Mereka banyak mencari hiasan-hiasan yang memiliki nilai seni. Bahan rotan bisa dijadikan dekorasi dinding rumah yang menarik.

4. Tas Rotan

Tak hanya sebagai furnitur, produk fesyen berbasis rotan pun bisa menjadi peluang usaha. Salah satu produk fesyen yang bisa diproduksi dengan bahan rotan yaitu tas.

Baca juga: Promosikan Produk Rotan Cirebon, Disperindag Jabar Gelar Pameran

Bahkan beberapa tahun silam, tas dari rotan menjadi tren fashion yang populer dan digunakan oleh wanita. Selain menyasar individu, kamu juga bisa menjual tas rotan ke pusat oleh-oleh.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau