Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Kiat Sukses Usaha Celengan dari Botol Plastik dan Kaleng Bekas

Kompas.com - 02/11/2023, 15:00 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi


KOMPAS.COM – Jika kamu amati di sekitar lingkunganmu, ada banyak sampah yang dihasilkan dari sampah plastik dan kaleng bekas, terutama pada keluarga yang memiliki anak-anak balita.

Pada keluarga ini, umumnya konsumsi susu formula sangat tinggi dan banyak dari mereka yang membeli kemasan kaleng.

Oleh karena itu, ini merupakan salah satu peluang yang unik untuk kamu jadikan ladang usahamu. Kamu bisa mengubah sampah kaleng bekas tadi menjadi barang yang bernilai seni dan ekonomi yang tinggi.

Baca juga: Nirwana Textile Lebarkan Sayap ke Bali, Bawa Inovasi Fashion

Usaha ini juga hanya membutuhkan modal sedikit, kurang dari Rp 500.000 untuk membeli peralatan melukis saja. Untuk botol plastik dan kalengnya, kamu bisa menggunakan limbah bekas.

Bukan hanya itu, kamu hanya perlu menambahkan sentuhan seni untuk mengubah botol plastik dan kaleng bekas menjadi celengan yang lucu dan manis.

Selain menjual secara langsung, celengan ini bisa kamu jadikan sebagai suvenir ulang tahun hingga suvenir pernikahan dengan menuliskan nama tamu undangan pada celengan agar terkesan lebih personal.

Baca juga: 5 Tips Sukses Usaha Kuliner ala Dedy Syandera Owner Rendang Gadih

Tertarik untuk mengubah botol plastik dan kaleng bekas menjadi celengan yang menghasilkan cuan banyak? Simak tujuh langkah mudah sukses bisnis celengan.

1. Pahami Keinginan Konsumen

Sebagai pembuat celengan custom, kamu tentunya harus terbuka terhadap apa yang diinginkan oleh konsumen dan usahakan kamu sanggup untuk memenuhinya.

Jika merasa permintaan konsumen terlalu rumit dan tak sanggup untuk memenuhinya, kamu bisa terus terang daripada mengecewakan konsumen pada kemudian hari.

Baca juga: Pemkot Mataram Berikan Promosi Gratis untuk Pelaku UMKM di Media Sosial

2. Ikuti Tren yang Berkembang

Kamu bisa mengikuti tren dengan melihat film-film yang sedang beredar dan mencari referensi dari berbagai sumber, seperti buku, internet, dan informasi dari calon konsumen.

Hal ini karena, kamu bisa menggunakan beberapa karakter unik dan lucu yang ada pada beberapa serial film untuk diterapkan pada celenganmu sehingga menarik minat konsumen.

3. Sesuaikan Lukisan dengan Pasar

Sebagai seorang seniman, kamu harus bisa menyesuaikan lukisan pada celenganmu dengan selera pasar yang kamu bidik. Misalnya, untuk anak-anak, kamu bisa membuat dengan tema kartun dengan warna dasar yang cemerlang dan cerah sehingga diminati oleh anak-anak.

Baca juga: Bermodal 5 Juta, Dedy Syandera Sukses Merintis Rendang Gadih hingga Tembus Pasar Internasional

4. Utamakan Keselamatan Konsumen

Kamu bisa lakukan langkah yang satu ini dengan cara menghilangkan bagian tajam pada kaleng dan juga mencuci bersih kaleng.

Oleh karena itu, konsumen tidak perlu khawatir akan keselamatannya apabila menggunakan celengan tersebut.

5. Buat Pengemasan yang Menarik

Sebagai cara untuk menambah daya jual dan menarik konsumen, kamu bisa mengemas celengan ke dalam mika dan diberi label serta contact person yang mudah dihubungi.

Baca juga: Permudah UKM Ekspor, BCA Salurkan KUR ke PT Indonesia Bisa Ekspor

6. Pasang Harga Kompetitif

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk bertahan dari derasnya ombak persaingan yaitu dengan memasang harga yang kompetitif. Meskipun demikian, kamu harus tetap menjaga kualitas produk yang kamu buat.

7. Pasarkan Produkmu

Sebagai usaha memperkenalkan produkmu lebih luas lagi, kamu perlu untuk memasarkan produkmu di beberapa platform, seperti media sosial, Instagram, Whatssapp, Tiktok, Facebook, dan beberapa media sosial lainnya.

Baca juga: 7 Manfaat Mengikuti Pameran bagi Pelaku UMKM

Bukan hanya itu, untuk mendongkrak penjualan, kamu bisa memanfaatkan eCommerce yang ada.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau