Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Menjalankan Bisnis Penitipan Kucing ala Owner Cat Villa Bintaro

Kompas.com, 22 Maret 2024, 14:15 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang hari libur nasional, biasanya banyak pemilik hewan peliharaan yang akan pergi berlibur dan kebingungan saat harus meninggalkan hewan kesayangannya di rumah.

Mereka membutuhkan tempat penitipan, untuk menjaga hewan peliharaan selama pergi berlibur. 

Acen (35) melihat kebutuhan tersebut sebagai peluang usaha. Namun demikian, pria pemilik Cat Villa di Bintaro ini mengungkap, menjalankan bisnis penitipan kucing tidak bisa sembarangan dan perlu perhatian khusus, agar kucing tetap merasa nyaman. 

Bagi kamu yang tertarik memulai usaha penitipan kucing, Acen membagikan tiga tips menjalankan bisnis penitipan kucing.

Baca juga: 3 Tips Bisnis Parsel Lebaran ala Owner SJ Store

1. Memastikan Kucing dalam Kondisi Sehat

Acen menyebut bahwa dalam menjalankan bisnis penitipan kucing, pemilik kucing yang menitipkan harus lebih paham dan lebih peduli dengan kondisi kucingnya. Tidak serta-merta seluruhnya dilimpahkan ke pihak karyawan penitipan kucing.

Misalnya sebelum menitipkan kucing, pemilik kucing harus memastikan kucingnya dalam kondisi sehat dan tidak sakit, sehingga tidak menularkan penyakit pada kucing lain yang ada di penitipan.

"Jika ada kucing yang sakit, pihak penitipankan  harus menjaga agar kucing lain tidak tertular. Oleh sebab itu, lebih baik kucing dititipkan dalam kondisi sehat," ujar Acen saat ditemui Kompas.com, Kamis (21/3/2024).

Baca juga: 3 Tips Bisnis dari Pemilik Bisnis Keramik, Salah Satunya Jangan Mudah Menyerah

2. Tidak Menggunakan Kandang Besi

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan kandang kucing. Menurut Acen, kucing sebaiknya tidak diberi kandang yang berbahan besi. 

"Kalau menjalankan bisnis penitipan kucing itu, jangan dimasukkan ke kandang dari besi. Kan nanti kasihan kucingnya, tidak nyaman," ucap Acen. 

Selain itu, Acen menyebut bahwa kucing yang dititipkan juga harus diajak main dan tidak didiamkan saja, agar kucing tidak stres.

Acen mengungkapp, masih ada penitipan kucing yang hanya mendiamkan kucing-kucing yang dititipkan. 

Baca juga: 3 Cara Merekrut Karyawan Potensial untuk Bisnis Anda

3. Menetapkan Standar Operasional yang Jelas

Penitipan kucing hendaknya memiliki standar operasional (SOP) yang jelas, seperti yang telah diterapkan Acen di Cat Villa.

Ia menetapkan SOP, bahwa setiap kucing yang dititipkan harus dalam kondisi sehat dan tidak boleh sakit. 

Selain itu, pihak penitipan juga bisa membuat SOP terkait jumlah maksimal kucing yang bisa dititipkan. Pertimbangan jumlah maksimal kucing yang dititipkan bisa dilihat dari luas ruang untuk kucing dan ketersediaan fasilitasnya. 

Lebih lanjut, Acen mengatakan bahwa SOP ini diperlukan, sebab ada banyak penitipan kucing yang justru mengembalikan kucing dalam kondisi sakit.

Pihak penitipan kucing harus membuat SOP, agar berguna ketika ada sesuatu yang terjadi di luar perkiraan. 

Baca juga: Manfaat Penting Desain Produk untuk Bisnis Anda

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau