Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Iklan Audio Visual bagi UMKM di Era Digital

Kompas.com, 31 Desember 2024, 19:49 WIB
Add on Google
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di era digital yang serba cepat ini, keberhasilan bisnis termasuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) cukup bergantung pada bagaimana vara mereka memasarkan produk atau jasanya.

Di samping itu, salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan iklan audiovisual. Apa itu iklan audiovisual? Strategi pemasaran ini dapat diartikan dengan iklan yang memadukan elemen visual dan audio dalam bentuk satu tayangan video yang menarik.

Baca juga: 3 Rekomendasi Iklan Online untuk Meningkatkan Penjualan

Sehingga di era digital dengan banyaknya platform digital yang ada seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook, iklan audiovisual masih menjadi salah satu bentuk pemasaran yang paling diminati karena memiliki banyak manfaat apabila menerapkan strategi pemasaran ini.

Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini adalah lima manfaat iklan audiovisual bagi UMKM di era digital untuk mengoptimalkan strategi pemasaran, seperti yang dilansir dari Gramedia.com,

1. Lebih Cepat Menarik Perhatian Audiens

Di dunia digital, persaingan untuk mendapatkan perhatian audiens dapat dibilang sangat ketat, terlebih lagi jika ingin melakukan pemasaran bisnis. Sementara itu, iklan audiovisual memiliki kekuatan untuk menangkap perhatian hanya dalam hitungan detik karena menggabungkan elemen gambar, suara, dan gerakan.

Baca juga: Ingin Beriklan di YouTube? Pahami Dulu 4 Jenis Iklan dan Kelebihannya untuk Bisnis

Misalnya, UMKM yang menjual es krim membuat video singkat tentang cara pembuatan es krimnya. Dengan tambahan musik ceria dan visual yang menampilkan tekstur creamy es krim yang menggoda, video ini dengan cepat menarik perhatian pengguna media sosial seperti TikTok atau Instagram Reels meskipun konteks video tersebut adalah konten pemasaran.

Apalagi di platform seperti TikTok, konten menarik sering kali mendapat banyak likes, komentar, bahkan dibagikan ulang. Sehingga UMKM bisa menarik audiens lebih banyak jika menggabungkan audio dan visual, dibandingkan hanya menggunakan gambar saja, teks saja, atau justru audio saja.

Tipsnya jika ingin iklan audiovisual semakin cepat menarik perhatian audiens, pastikan pembukaan video sangat menarik, misalnya dengan close-up produk, animasi keren, atau narasi yang memancing rasa penasaran. Selain itu, gunakan durasi maksimal 5-10 detik untuk memperkenalkan ide utama.

Baca juga: Tips Copywriting Efektif untuk Iklan Bisnis Anda

2. Menyampaikan Informasi dengan Mudah dan Jelas

Keunggulan utama dari iklan audiovisual tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga efektif dalam menyampaikan informasi. Dibandingkan membaca teks panjang atau melihat gambar statis, orang cenderung lebih mudah memahami konsep atau manfaat produk melalui video.

Misalnya, bisnis kamu menjual mesin kopi portable, video tutorial yang menunjukkan cara menggunakannya dari awal hingga akhir dapat membantu pelanggan memahami produk dengan lebih baik.

Manfaatnya, pelanggan tidak akan merasa bingung, bahkan cenderung lebih percaya pada produk yang mereka lihat langsung proses penggunaannya.

Baca juga: 6 Iklan yang Dapat Dicoba untuk Promosi UMKM

Tips agar iklan auidiovisual kamu semakin informatif adalah, coba gunakan narasi sederhana dan visual yang langsung menunjukkan manfaat atau kelebihan produk. Jika memungkinkan, tambahkan teks penjelasan untuk memperkuat informasi yang disampaikan.

3. Meningkatkan Brand Awareness

Salah satu tantangan besar bagi UMKM adalah bagaimana membuat nama atau merek mereka dikenal banyak orang. Dalam hal ini, iklan audiovisual bisa membantu mencapainya karena video lebih mudah diingat dibandingkan konten lainnya.

Misalnya, UMKM fashion yang memproduksi pakaian lokal bisa rutin membuat iklan audiovisual melalui video konten bertema outfit of the day (OOTD) yang menggunakan koleksi mereka. Video tersebut bisa menampilkan model yang menggunakan pakaian di berbagai suasana, seperti jalan-jalan, bekerja, atau nongkrong di kafe.

Baca juga: 5 Hal Yang Perlu Dicermati Dalam Membuat Iklan, Pelaku UMKM Wajib Tahu

Video seperti ini tidak hanya menarik dalam mempromosikan produk, tapi juga membangun brand awareness. Orang akan lebih mudah mengingat brand yang punya konten kreatif dan relevan.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau