Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Tips Memulai Bisnis Batik dari Rumah

Kompas.com, 19 Februari 2022, 11:09 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

4. Corak yang bervariasi

Batik menawarkan corak beragam. Ada corak mega mendung, parang, tujuh rupa, dan masih banyak lagi. Sebaiknya jual batik dengan corak yang bervariasi agar konsumen dapat memilih sesuai selera.

Menjual batik dengan satu corak atau yang itu-itu saja membuat konsumen bosan. Tidak ada daya tarik untuk pembeli.

Pastikan pula corak dan model selalu kekinian. Komunikasikan hal ini dengan pemasok batik agar setiap kali ada motif baru, mereka dapat langsung memberitahumu.

5. Nama bisnis atau toko yang mudah diingat

Buat nama toko batik sebagai identitas usaha yang akan memudahkan konsumen mengingat tempat membelinya. Kalau misalnya ada orang lain yang tanya, konsumen bisa menjawab. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan omzet penjualan.

Pilih nama yang sesuai dan mudah diingat. Bisa itu memakai nama pribadi, atau keluarga. Diskusikan hal ini kepada keluarga atau kerabat karena pemilihan nama konon katanya dapat memengaruhi tingkat kesuksesan berbisnis.

6. Jualan online dan offline

Zaman now, pemasaran telah beralih dari offline ke online. Jualan online di media sosial, seperti Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, sampai Youtube.

Jualan online di situs belanja online atau e-commerce juga dapat meningkatkan omzet penjualan dengan cepat karena pangsa pasarnya lebih luas. Namun bukan berarti bisnis offline jadi mati.

Kalau mau jualan online dan offline. Tak perlu sewa toko. Berdagang batik saja di rumah, tawarkan kepada tetangga sekitar. Dari situ, akan terjadi promosi dari mulut ke mulut dan akhirnya ramai pembeli.

Baca Juga: 4 Tips Mengelola Modal Bisnis Agar Bebas Risiko Bangkrut

7. Tawarkan paket usaha untuk reseller

Tawarkan paket usaha bagi yang ingin menjadi reseller dari batik kamu. Misalnya 10 potong batik untuk harga Rp 30 ribu.

Atau 100 baju batik seharga Rp 3 juta. Nanti, reseller tersebut akan menjual ke konsumen dengan harga mereka. Mungkin dari Rp 30 ribu menjadi Rp 50 ribu, sehingga yang Rp 20 ribu menjadi keuntungan reseller.

Jadi, biarpun kamu statusnya juga reseller batik, tetapi membuka kesempatan bagi orang lain yang memiliki jiwa wirausaha untuk mendapatkan keuntungan seperti kamu.

8. Membuat pembukuan

Walaupun kategori usaha rumahan, pembukuan sangat penting. Pembukuan diperlukan untuk melihat arus kas uang yang masuk dan keluar setiap hari. Berapa batik yang sudah terjual, berapa banyak batik yang datang lagi dari pemasok.

Buat pembukuan yang rapi, sederhana, dan mudah dimengerti karena kamu pasti sering membukanya.

9. Rutin melakukan evaluasi

Dengan pembukuan, kamu dapat melakukan evaluasi. Evaluasi bisnis juga sama vitalnya agar bisa mencari solusi, perbaikan, dan strategi lain yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis batik.

Jika omzet penjualan tiba-tiba menurun, misalnya, kamu akan mencari tahu letak kesalahannya. Kemudian mencari strategi jitu untuk meningkatkan kembali penjualan dan omzet.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau