Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kalimat yang Tidak Boleh Dikatakan pada Pelanggan Saat Menjual Produk

Kompas.com - 03/05/2023, 14:22 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Saat sedang melakukan penjualan, baik kamu sebagai bagian dari tim sales atau pemilik bisnis itu sendiri, sebaiknya lakukan dengan persuasif dan menarik bagi pelanggan.

Kamu dapat melakukannya dengan menonjolkan kelebihan produk atau memberikan informasi promo yang tersedia.

Penting juga untuk diperhatikan, bahwa ada beberapa kata yang sebaiknya tidak dikatakan kepada pelanggan, karena dapat memengaruhi keputusan pembelian mereka yang berujung pada batalnya transaksi pembelian.

Baca juga: Kesalahan Umum yang Harus Kamu Hindari Sebagai Pebisnis Pemula

Tentu saja kamu tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk menjual produkmu kepada pelanggan bukan? Berikut ini beberapa kalimat yang tidak boleh dikatakan pada pembeli, seperti yang dilansir melalui beberapa sumber.

1. “Saya tidak memakai produk ini”

Ketika kamu menawarkan suatu produk atau jasa yang bahkan tidak kamu gunakan sendiri, jangan pernah mengatakan hal tersebut kepada pelanggan.

Jangan menunjukkan bahwa kamu tidak memahami produk atau jasa karena kamu sendiri tidak menggunakannya.

Inilah pentingnya kamu memiliki product knowledge yang baik dan mendalam sehingga dapat meminimalisir kesalahan tidak dapat menjawab pertanyaan yang diberikan pelanggan.

Pastikan kamu memahami betul apa yang kamu tawarkan kepada pelanggan dan tunjukkan bahwa kamu memiliki keyakinan dalam menawarkan kepada pelanggan.

Ketika kamu sendiri tidak yakin dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan, bagaimana mungkin pelanggan dapat yakin untuk menggunakan produk atau jasamu?

2. “Ini aturan perusahaan”

Ketika ada suatu permintaan yang tidak dapat kamu penuhi karena hal tersebut di luar jangkauan perusahaan, jangan katakan secara terang-terangan hal tersebut kepada pelanggan.

Baca juga: 3 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Membangun Usaha

Sebagai alternatif, kamu dapat menggiring pelanggan kepada penawaran lain yang mungkin masih memiliki kemiripan untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Cobalah bantu pelanggan mendapatkan solusi terbaik dari dirimu dengan memberikan penawaran lain secara menarik.

3. “Harga produk ini sangat tinggi”

Menilai kemampuan pelanggan dalam membeli produk ternyata dapat merugikan bisnismu. Jadi, jangan pernah lakukan hal tersebut.

Kamu tidak dapat menilai kemampuan beli seseorang melalui penampilannya. Jadi, penting untuk melayani setiap pelanggan dengan pelayanan terbaik tanpa membeda-bedakannya.

Baca juga: Begini Cara Melakukan Strategi Obral Dagangan agar Penjualan Meningkat

Mungkin juga pelanggan akan mengatakan tidak memiliki cukup uang atau biaya untuk melakukan transaksi atas produk atau jasa yang ditawarkan, hal ini kerap terjadi saat sedang melakukan penawaran terhadap pelanggan.

Tetapi, cobalah untuk tetap memperlakukannya seperti seolah-olah mereka mampu, karena bukan tidak mungkin pada akhirnya mereka akan tertarik dan melakukan transaksi pembelian.

4. “Saya sedang libur”

Alih-alih kamu mengatakan kalimat tersebut kepada pelanggan saat ada yang menghubungimu di luar hari kerja, kamu dapat menuntunnya untuk mendapatkan informasi lain melalui situs atau media sosial yang dimiliki perusahaan.

Kamu juga dapat menggunakan pesan otomatis yang memberitahu pelanggan, bahwa pesan yang mereka kirimkan akan dibalas pada hari kerja.

Baca juga: Begini Tips Memberikan Pelayanan Pelanggan Terbaik secara Online

5. Memberikan janji palsu

Jangan pernah kamu menjanjikan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan kepada calon pelanggan. Hal ini dapat membuat reputasi bisnis menjadi jelek dan menurunkan tingkat kepercayaan sekaligus kepuasan pelanggan.

Sebaiknya, kamu menawarkan penawaran atau solusi apa yang dibutuhkan oleh pelanggan yang sesuai dengan kemampuan yang dapat diberikan bisnismu.

Dengan cara tersebut, pelanggan akan lebih tertarik dan menjadi yakin untuk membeli produkmu, daripada kamu menjanjikan sesuatu yang tidak pasti alias bohong.

Baca juga: Rahasia Bikin Pelanggan Tertarik dengan Merekmu, Bisa Dicoba!

6. Terlalu fokus pada harga

Semua pelanggan memang pasti akan menanyakan terlebih dahulu harga yang harus mereka bayarkan, untuk mendapatkan produk atau jasa yang diinginkan.

Nah, tugas penting bagimu untuk tidak memfokuskan penawaran pada harga, melainkan pada kualitas atau nilai yang dapat dirasakan pelanggan.

Tunjukkan kelebihan dari produk atau jasamu kepada pelanggan untuk membuat mereka yakin, bahwa harga yang dibayarkan sesuai dengan kualitas yang akan didapatkan.

Tekankan pula dengan harga yang bersaing, kualitas produk atau jasa juga dapat bersaing sehingga pelanggan tidak akan merasa rugi membeli produk atau jasamu.

Baca juga: 5 Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan dalam Berbisnis

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau