Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Mariska Agustina dan Syafii Sugara Berbisnis Inspired Parfum dengan Harga Terjangkau

Kompas.com - 09/06/2023, 13:16 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Memiliki usaha parfum menjadi salah satu usaha yang menguntungkan dalam jangka panjang, karena parfum menjadi salah satu kebutuhan hampir sebagian besar orang dalam kegiatan sehari-harinya.

Namun, bagi sebagian orang parfum masih dianggap sebagai barang mewah, karena harganya yang mahal.

Hal ini yang menjadi salah satu alasan Mariska Agustina dan Syafii Sugara, mendirikan usaha inspired parfume Eitr Fragrance.

Inspired parfume adalah parfum yang memiliki wangi yang sama dengan parfum merek-merek mewah karya para desainer.

Selain itu, keduanya memang hobi membeli parfum, bahkan hingga harga jutaan rupiah.

“Latar belakangnya kita bikin Eitr itu sebenarnya karena kita termasuk konsumtif beli parfum-parfum original yang harganya relatif tinggi sampai jutaan rupiah," ujar Mariska saat dihubungi Kompas.com pada Senin (5/6/2023).

"Kemudian kita berpikir, bagaimana ya caranya supaya punya parfum sendiri yang menyerupai wangi dan kualitas parfum itu, tapi dengan harga yang affordable?” sambungnya.

Baca juga: Parfum Isi Ulang Makin Digemari, Ini Tips untuk Memulai Bisnisnya

Berangkat dari hal tersebut, Mariska bersama Syafii kemudian mulai perencanaan sejak tahun 2020 untuk menyiapkan secara mantap usaha inspired parfum yang diinginkan.

Setelah melalui proses perencanaan dan riset yang cukup panjang, akhirnya mereka memutuskan untuk meluncurkan produk di akhir tahun 2022.

Menariknya, varian parfum yang ditawarkan oleh Eitr Fragrance ini menggunakan alkohol food grade yang berasal dari fermentasi ekstrak tumbuhan

“Kita tidak pakai alkohol silikon jadi aman untuk kulit, tidak panas, aman juga buat shalat terutama buat para muslim. Kita menggunakan bahan-bahan organik dan dari tumbuhan,” jelasnya.

Di samping keunggulannya dalam penggunaan bahan-bahan produksi, founder Eitr Fragrance juga ingin menonjolkan keunikan parfum Eitr Fragrance melalui kemasan berkonsep vintage klasik dengan filosofi “usang tapi lebih bernilai”.

Baca juga: 5 Tips Desain Kemasan biar Produkmu Makin Beda dan Dikenal

Packaging Eitr Fragrance ala Vintage Klasik.Eitr Fragrance Packaging Eitr Fragrance ala Vintage Klasik.
Meskipun masih home industry dengan melakukan produksi di Bandung, Eitr Fragrance sejauh ini, sudah memiliki mitra distributor kurang lebih sebanyak 32 distributor yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Eitr Fragrance juga menggencarkan pemasaran produk secara online di media sosial dan marketplace online, serta memanfaatkan kesempatan-kesempatan offline, seperti bazar atau pameran.

Tak hanya meningkatkan brand awareness, strategi tersebut juga efektif untuk meningkatkan penjualan, serta memperluas jangkauan pasar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com