Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Bangun Bisnis yang Lagi Tren

Kompas.com - 04/07/2023, 16:52 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

3. Peluang hasilkan laba lebih besar

Kelebihan dalam bisnis baru selanjutnya adalah peluang laba yang diperoleh bisa sangat besar. Alasannya karena biasanya bisnis baru terbilang minim kompetitor atau pesain, sehingga konsumen yang tertarik akan tertuju hanya pada bisnis Anda saja, bukan yang lain. Inilah mengapa peluang keuntungan yang dihasilkan dari bisnis ini menjadi lebih besar.

4. Biaya promosi menjadi lebih besar

Salah satu cara agar target konsumen bisa mengenal produk dari bisnis baru yang dikembangkan adalah dengan melakukan promosi. Hanya saja karena bisnis yang dikembangkan termasuk sesuatu yang baru, maka butuh effort lebih untuk mengenalkannya ke khalayak ramai.

Untuk itu, tentunya butuh promosi yang lebih gencar dan masif agar produk bisa dikenali oleh target market. Ini artinya, pelaku bisnis harus mengeluarkan biaya lebih untuk mempromosikan produk tersebut.

5. Kurangnya kepastian waktu dalam pemasaran produk

Cepat lambatnya brand bisa dikenal masyarakat luas sangat tergantung dari strategi pemasaran yang diterapkan. Sekali lagi, karena bisnis tersebut termasuk sesuatu yang baru, maka kepastian waktu pemasaran produk sulit diprediksi.

Namun hal tersebut dapat diantisipasi dengan kecanggihan teknologi saat ini. Hal ini membuat penyampaian sebuah informasi yang baru saja muncul dapat diterima secara akurat dan cepat.

6. Permintaan pasar belum ramai

Biasanya ketika masih di awal bisnis, permintaan pasar akan produk belum begitu terlihat. Berbeda jika produknya termasuk yang sedang tren saat ini.

Hal ini kemudian membuat banyak pelaku bisnis yang mulai ragu dan pesimis dengan pilihan bisnisnya. Hal ini tentu adalah hal yang biasa dalam berbisnis karena ada permintaan yang masih sepi.

Setiap jenis bisnis sudah pasti punya sisi baik dan buruknya masing-masing, sehingga penting untuk Anda harus bersiap untuk menghadapi setiap tantangan dalam bisnis di kemudian hari.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau