Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Sukses Membangun Bisnis Sepatu

Kompas.com, 4 Desember 2023, 10:46 WIB
Add on Google
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Bisnis sepatu saat ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal ini karena hampir semua orang membutuhkan sepatu, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Tak hanya itu, sekarang sportainment di Indonesia juga semakin marak, yang tentunya lebih membuka peluang bagi kamu untuk usaha sepatu di segmen sport.

Menariknya lagi, kini semakin banyak orang yang tertarik membeli produk sepatu lokal, buatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Baca juga: Jakarta Sneaker Day, Platform Sneaker yang Sudah Membawa Seribu Brand Lokal

Dimas Aditya selaku Head of Media & Strategist Jakarta Sneaker Day mengatakan, saat ini produk lokal mengalami perkembangan dari sisi kualitas, inovasi, storie brand, dan branding sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Bagi kamu yang berminat untuk memulai bisnis sepatu, simak 3 tips sukses membangun bisnis sepatu, agar sepatu buatanmu mampu bersaing dengan produk lain.

1. Original

Sebagai pelaku usaha yang membuat produk lokal, tentunya harus memiliki brand yang dibangun secara original.

Namun demikian, kamu bisa mencari inspirasi dengan melihat tren sepatu dari luar negeri, tanpa menjiplaknya mentah-mentah.

“Untuk brand lokal, yang pertama harus diingat yaitu originalitas. Pelaku usaha harus memiliki keberanian untuk berkonsep, sehingga bisa memacu dirinya sendiri untuk membuat produk yang bagus dan original dari konsepnya sendiri,” kata Dimas saat ditemui di tengah acara Cerita Nusantara 2023 di JCC, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hadirkan Model Baru, Sneakers Lokal Ventela Kolaborasi dengan Chicco Jerikho

Aerostreet, Brand Sepatu Lokal Di Stand JSD saat acara Cerita Nusantara 2023 di JCC, Jakarta pada Selasa (28/11/2023)Nur Wahyu Pratama Aerostreet, Brand Sepatu Lokal Di Stand JSD saat acara Cerita Nusantara 2023 di JCC, Jakarta pada Selasa (28/11/2023)

2. Perhatikan Build Quality

Selain original, sebagai pelaku usaha juga harus memerhatihan build quality sepatu yang kamu produksi, agar sepatumu diminati oleh konsumen dan mampu bersaing dengan produk luar negeri.

"Saat ini produk lokal secara kualitas mampu bersaing dengan brand luar, bahkan ada brand lokal yang kualitasnya lebih baik dibandingkan brand luar," ujar Dimas.

Baca juga: Tahun 2024, AI Diprediksi jadi Tulang Punggung Strategi Pemasaran Digital

Brand lokal di booth Jakarta Sneaker Day (JSD) saat acara Cerita Nusantara 2023 di JCC, Jakarta pada Selasa (28/11/2023)Nur Wahyu Pratama Brand lokal di booth Jakarta Sneaker Day (JSD) saat acara Cerita Nusantara 2023 di JCC, Jakarta pada Selasa (28/11/2023)

3. Bangun Netwroking dengan Stakeholders Lain

Sebagai upaya memperluas usaha sepatu, kamu harus memperluas juga relasi dengan stakeholder lain, sehingga bisa membuka peluang baru untuk bisnis sepatumu.

Relasi ini bisa dapatkan melalui kegiatan pameran dan bergabung dengan komunitas yang tersebar di internet.

Dengan memperluas networking, kamu bisa mendapatkan solusi untuk permasalahan dan kendala yang kamu hadapi dalam menjalankan bisnis sepatu ini. Kamu juga bisa mendapatkan informasi tren pasar.

Baca juga: 3 Hal yang Harus Dimiliki Pelaku Usaha untuk Menjadi Sociopreneur

“Dari brand-nya juga harus berani untuk unjuk diri ke media, influencer, atau brand lain, sehingga akan menciptakan kolaborasi yang pada akhirnya kita bisa mempunyai market yang lebih luas lagi melalui kolaborasi tersebut,” tutup Dimas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau