Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dapat Pendanaan dari LPDB-KUMKM, Kopindosat Perkuat Strategi Produktivitas

Kompas.com, 20 Desember 2023, 12:37 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat) memperoleh pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) guna mendukung pembiayaan pegawai Indosat.

Dengan jumlah anggota 2.709 dan sejumlah 333 karyawan, Kopindosat mengembangkan dua aplikasi berbasis digital, yaitu sistem ERP dan “MyKopin”.

Sistem ERP berfungsi dalam mengintegrasikan seluruh kegiatan Kopindosat dan memiliki keunggulan dari sisi perencanaan dan pengendalian terhadap sumber daya. Sementara “MyKopin” berfungsi untuk memudahkan dan meningkatkan layanan kepada anggota.

Baca juga: Teten Minta Perbankan Tingkatkan Pembiayaan UMKM di Sektor Produksi

Untuk meningkatkan produktivitas usaha dan pendapatan pada tahun ini, Kopindosat memiliki empat strategi yang dilakukan, sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Kopindosat Wahono.

Hal pertama adalah restrukturisasi bisnis, yakni melalui penguatan pada sektor bisnis jasa teknik, car rental, dan trading.

Yang kedua dari sisi finansial, melalui sumber pembiayaan murah, utilisasi aset produktif secara optimal, percepatan cash cycle guna menghasilkan penggunaan dana yang optimal.

Selanjutnya, strategi ketiga berupa pengembangan anak perusahaan, sinergi group Kopindosat, kemandirian, segmentasi core business, dan implementasi fungsi shared service untuk meningkatkan efisiensi group.

Terakhir, strategi peningkatan organisasi dan SDM, di antaranya pengembangan talent program, juga penyempurnaan sistem, SOP, dan bisnis proses.

Baca juga: Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM 2023 Hasilkan Komitmen Pendanaan Rp23,6 Miliar

Wahono menjelaskan, dengan integrasi dari keempat strategi tersebut, semua dapat berjalan dengan baik bersamaan dengan dukungan perkuatan permodalan, yang mana di tahun 2020 Kopindosat bersinergi dengan LPDB-KUMKM.

“Kopindosat mendapat informasi mengenai pembiayaan murah LPDB-KUMKM, dilanjutkan mengirimkan permohonan pengajuan. Pembiayaan tersebut diperuntukkan untuk sektor riil,” jelas Wahono dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (20/12/2023).

Alasan pertimbangan memilih pembiayaan LPDB-KUMKM dibandingkan lembaga pembiayaan lain maupun bank komersial adalah, selain karena biaya yang lebih murah, pengembalian pinjaman LPDB-KUMKM lebih fleksibel, sebab dapat disesuaikan dengan cash flow bisnis.

Tak hanya itu, citra Kopindosat semakin kredibel dan positif, karena berhasil melengkapi persyaratan dan memenuhi standar penerima dana bergulir.

Baca juga: Permudah Koperasi Akses Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Luncurkan Aplikasi eLPDB

“Kami terkesan dengan kinerja LPDB-KUMKM yang sangat baik selama ini. Beberapa hal yang dapat kami sampaikan mengenai layanan LPDB-KUMKM antara lain, penuh integritas, respons cepat, memahami kebutuhan Kopindosat, sangat informatif, juga layanan yang sangat detail, teliti, dan penuh kehati-hatian (prudent),” tandas Wahono.

Dari beberapa poin yang disebutkan oleh Wahono itu, dia melihat akuntabilitas dan keterpercayaan LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan.

Selain optimistis terhadap pelayanan LPDB-KUMKM, Wahono berharap koperasi dapat memberikan citra setara dengan korporasi dalam hal pengelolaan usaha dan kemampuan menghasilkan keuntungan, serta dapat memberi kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Baca juga: LPDB-KUMKM Genjot Penyaluran Dana Bergulir ke Sektor Riil

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau