Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Bisnis Jastip Lancar? Pahami Dulu Beberapa Hal Ini

Kompas.com - 13/04/2024, 17:18 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Biaya ini tentu berbeda dengan fee jastip yang biasanya dibanderol mulai dari 5-15 persen dari harga barang titipan. Jadi, ada baiknya untuk membuat perhitungan dengan cermat agar bisnis jastip tetap bisa menghasilkan keuntungan.

Baca juga: 9 Tips Memulai Bisnis Jastip Korea dengan Sukses

3. Tren Lokal dan Indonesia

Selanjutnya, hal lainnya yang sering terlupa padahal tak kalah penting untuk diperhatikan dalam bisnis jastip adalah tren terkini. Pasalnya, perubahan tren bisa terjadi sangat cepat dan cukup sulit dihindari. Terutama yang berkaitan dengan produk-produk fashion dan skincare.

Kurangnya pengetahuan akan tren terbaru bisa membuat pilihan produk yang ditawarkan tak lagi relevan dengan minat konsumen saat ini. Imbasnya bisa membuat banyak pelanggan kabur dan memilih jastip yang lain, sehingga membuat omset jastip menurun.

Inilah mengapa mengamati perubahan tren yang terjadi di pasaran, baik lokal maupun mancanegara menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini supaya bisnis jastip tetap mampu menarik minat calon pelanggan untuk berbelanja.

4. Packaging Pesanan

Hal penting lainnya yang juga kerap terlupakan oleh para pelaku bisnis jastip adalah soal packaging pesanan. Hal ini perlu diwaspadai dan harus mendapatkan perhatian lebih.

Pasalnya, pesanan yang dikemas seadanya bukan hanya bisa mengurangi kepuasan pelanggan tapi juga membuat kredibilitas bisnis menurun.

Alhasil, hal tersebut dapat berimbas pada omset jastip yang bisa saja mengalami penurunan secara signifikan.

Oleh karena itu, pastikan untuk menyiapkan pengemasan produk dengan baik dan proper. Jika perlu berikan perlakuan secara khusus untuk setiap item yang dibeli oleh pelanggan.

Misalnya dengan memberikan kartu ucapan terimakasih, menambahkan bubble wrap, boks yang sesuai dan sebagainya. Penanganan barang pesanan yang dilakukan secara maksimal mampu meningkatkan kepuasan pelanggan dalam berbelanja.

Dengan begitu, kepercayaan pelanggan juga akan turut meningkat dan membuat mereka loyal terhadap bisnis.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau