Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layang-layang, Permainan Tradisional yang Tetap Memiliki Nilai Ekonomi

Kompas.com - 29/04/2024, 11:16 WIB
Bambang P. Jatmiko

Penulis

Menjadi Desa Wisata

Keberadaan perajin layang-layang ini semakin melengkapi potensi ekonomi yang ada di Cimande yang sebelumnya banyak ditopang oleh perekonomian berbasis kearifan lokal.

Kearifan lokal yang dimaksud adalah pengobatan patah tulang oleh warga setempat. Karena itu pula, banyak masyarakat dari luar Caringin yang datang ke tempat ini untuk berobat.

Pemerintah Kecamatan Caringin dalam website resminya kecamatancaringin.bogorkab.go.id menyatakan banyak warga di Cimande yang mampu menghasilkan layang-layang dengan kualitas baik. Hal ini bisa menjadi nilai tambah bagi perekonomian desa ini.

Baca juga: Ingin Jalankan Bisnis Desa Wisata? Ini Tips dari Kemenparekraf agar Sukses

“Selain potensi pertanian, potensi produk-produk kreatif juga ada di desa ini, seperti yang dihasilkan oleh warga di RT 12 hingga RT 16, disini warganya banyak yang memproduksi layang-layang yang dikenal memiliki kualitas terbang yang baik. Cimande sebagai Desa Wisata, tetap harus berdasarkan kearifan lokal dan tetap menjaga nilai budaya,” tulis Pemerintah Kecamatan Cimande.

Mendapat Kucuran KUR BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pun membaca potensi ekonomi tersebut. Melalui BRI Unit Cijeruk, bank BUMN ini memiliki program pemberian kredit kepada perajin layang-layang di Cimande.

Mantri BRI Unit Cijeruk Ricki Rahmat menuturkan daerah Cimande memang menjadi sentra kerajinan layang-layang. Para perajin banyak ditemui di Kampung Tarikolot dan Lemahduwur.

“Memang ada keunikan pada klaster layang-layang ini. Di Kampung Tarikolot dan Lemahduwur perajin masih bertahan. Selain petani, kebun, di sana ada pekerjaan sambilan yakni membuat layang-layang,” kata Ricki.

Ricki mengungkapkan bahwa bisnis layang-layang di Cimande ini turut berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat setempat. Sebagaimana yang dilakukan oleh Tinawati, usaha yang dijalankan bisa membantu perekonomian warga lainnya yang menjadi perajin.

Baca juga: Dari Driver Ojek Online, Olan Sukses Jadi Juragan Loyang dengan Bantuan KUR

“Kami mengucurkan KUR untuk perajin layang-layang guna mendukung usaha yang dijalankan ini bisa berkembang lebih baik,” kata Ricki.

Sementara itu, Titin menyampaikan terima kasih atas fasilitas KUR dari BRI yang dia terima. Menurutnya, pinjaman tersebut dipakai untuk memperkuat modal usaha, terutama untuk membeli bahan baku serta membayar para perajin yang berada di bawah koordinasinya.

“Alhamdulillah, dengan KUR BRI saya bisa menjalankan usaha ini. Harapannya ke depan usaha layang-layang ini bisa berkembang lebih baik lagi,” jelas Titin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau