Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Takut Gagal Berbisnis? Gunakan Cara Ini Untuk Kurangi Rasa Takutmu

Kompas.com, 20 Mei 2024, 13:00 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebelum terjun ke dunia bisnis, ada suatu perasaan yang mengganjal pada beberapa orang, yaitu rasa takut gagal. Biasanya orang-orang merasa takut jika diri mereka gagal dan mempermalukan diri sendiri.

Hal ini wajar dialami oleh pemula, tetapi jangan sampai menghambat semangat untuk memulai bisnis. Kamu perlu untuk menghadapi rasa takut gagal tersebut. Bahkan, sebenarnya kamu juga bisa menguranginya.

Jika kamu masih bingung cara mengurangi rasa takut dalam memulai bisnis, kamu bisa menyimak artikel berikut ini. Kompas.com telah merangkum artikel ini dari situs thebalancemoney.com.

Baca juga: Bisnis Gagal? Jangan Tutup! Ini Cara Mengatasinya

Persiapan yang Matang

Rasa takut gagal yang muncul biasanya karena merasa belum ada persiapan yang cukup. Jadi, kamu tahu bahwa dirimu belum maksimal dalam mempersiapkan diri. Solusinya, kamu harus memastikan adanya persiapan bisnis yang matang.

Persiapan bisnis meliputi penyusunan rencana bisnis, keuangan, serta rincian modal yang kamu butuhkan. Selain itu, kamu bisa memastikan bahwa produkmu mampu bersaing dalam pasar.

Dengan membuat rencana bisnis, kamu akan memiliki panduan dalam menjalankan bisnis agar seIalu stay on the track. Bahkan kamu juga bisa menulis kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dalam bisnismu serta cara mengatasinya.

Baca juga: Wasapadai 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Usaha Kecil Gagal

Jangan Pikirkan Komentar Orang Lain 

Nah, terkadang orang takut gagal karena perkiraan komentar orang lain yang akan menimpa dirinya. Misalnya, kamu takut gagal karena takut dianggap pecundang, bodoh, dan sebagainya. Bisa juga karena kamu takut kehilangan seluruh uangmu saat gagal berbisnis.

Solusinya, kamu harus berani mencoba dan abai dengan komentar negatif orang lain. Mungkin bagi beberapa orang, gagal dalam berbisnis adalah hal yang negatif. Padahal sebenarnya tidak. Kecuali kamu merasa terpuruk tanpa bangkit kembali.

Lagipula, kamu memang tidak bisa mengontrol apa yang dipikirkan orang lain. Jadi, sebaiknya kamu folks pada diri dan bisnismu. Upayakan yang terbaik dan lakukan apa yang kamu bisa.

Baca juga: Strategi Pemasaran Gagal? Begini Cara Memperbaikinya

Gagal Bukan Akhir dari Hidup

Kegagalan dalam bisnis memang membuatmu merasa terpukul dan sedih, tetapi gagal bukan akhir dari hidupmu. Kamu harus menghadapi kegagalan itu dan banyak mengambil pelajaran dari pengalaman. Gagal juga memberikan kamu kesempatan untuk mengevaluasi diri.

Kamu perlu untuk melihat sisi positif dari kegagalan. Cara ini akan membantumu merasa lebih baik. Memulai bisnis dan mengembangkannya adalah pengalaman yang tidak bisa kamu lewatkan. Jadi, mari manfaatkan kesempatan yang ada untuk memulai bisnismu kembali.

Jangan sampai kegagalan menghambatmu untuk gunakan kesempatan itu. Saat kembali merintis, selalu ingat untuk selalu menyiapkan rencana bisnis dengan baik dan fokus dengan upaya terbaikmu.

Baca juga: Kurangi Risiko Gagal Merintis Bisnis, Simak Tips Melakukan Beachhead Market

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau