Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Potensi Masalah yang Bisa Terjadi dalam Bisnis, Pelaku Usaha Harus Tahu

Kompas.com, 10 Juli 2024, 20:54 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

KOMPAS.com - Sebagai pelaku usaha, memiliki produk atau layanan yang hebat, yang telah didukung oleh strategi pemasaran unggul, tidak bisa menjamin bisnis Anda tidak akan menghadapi masalah.

Pada dasarnya, setiap bisnis itu unik dan tidak ada tolok ukur universal, yang dapat memberi tahu Anda kapan bisnis Anda akan menghadapi risiko.

Namun, ada beberapa hal yang berpotensi menjadi masalah, yang harus diwaspadai oleh setiap pelaku usaha.

Baca juga: 3 Hal Ini Bisa Jadi Sumber Masalah Saat Membangun Bisnis, Pelaku Usaha Baru Wajib Tahu

Mengenali hal ini di awal, dapat memungkinkan Anda untuk membuat perencanaan menghadapi ancaman risiko, sebelum menjadi tidak terkendali.

Jika ditangani dengan benar, bukan sekadar bisa menyelesaikan masalah, tapi tantangan-tantangan yang muncul dapat menjadi peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis Anda.

Berikut ini empat potensi masalah yang harus diwaspadai oleh pelaku usaha.

1. Pendapatan yang tidak mencukupi

Apakah pendapatan dari bisnis Anda cukup untuk menutupi semua pengeluaran dan menghasilkan keuntungan yang Anda inginkan?

Jika tidak, Anda harus menemukan penyebabnya. Kemungkinan alasannya adalah Anda sedang dalam tahap awal bisnis atau baru saja meluncurkan lini produk baru.

Jika ini masalahnya, penting untuk bersikap realistis tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendapatan yang stabil dan bisa menutup semua kebutuhan biaya.

Anda mungkin harus menanggung kerugian selama satu atau dua tahun, bahkan mungkin lebih lama lagi. Untuk itu, Anda akan membutuhkan uang dari tabungan pribadi atau investasi untuk membantu bisnis Anda bertahan.

Di sisi lain, bisnis yang sudah mapan, juga ada kemungkinan mengalami kerugian, sehingga penting untuk segera menentukan alasan spesifik dan mengatasinya.

2. Tidak Efisien

Apakah Anda sudah efisien dalam menjalankan bisnis? Bandingkan bisnis Anda dengan bisnis lain di industri Anda dan tentukan seberapa baik kinerja Anda dibandingkan dengan kompetitor.

Anda mungkin menemukan, bahwa ada sumber daya yang terbuang sia-sia, yang bisa sangat merugikan bisnis Anda.

Temukan cara untuk meningkatkan efisiensi operasional, dengan meningkatkan produktivitas. Salah satunya, Anda bisa memanfaatkan berbagai alat teknologi yang mudah digunakan, yang dapat membantu menjalankan operasional bisnis.

Baca juga: 4 Solusi Mengatasi Masalah Saat Menjalankan Usaha Franchise

3. Penetapan harga yang tidak tepat

Apakah harga yang Anda tetapkan sudah menutupi biaya yang Anda keluarkan? Sayangnya, banyak pelaku usaha yang tidak tahu pasti.

Halaman:

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau