Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elliyina Sukses Kembangkan Bisnis Camilan dan Gandeng Ratusan Mitra

Kompas.com - 21/05/2024, 09:47 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

“Awal tahun 2019 aku sempet sakit selama empat bulan, waktu itu aku masih turun di produksi dan semua urusan Koncone. Jadi sempet aku tutup sementara dan aku buka lagi saat udah sembuh total,” jelas Elli.

Setelah beberapa bulan kembali normal, awal tahun 2020 pun kembali dilanda musibah, yaitu pandemi Covid-19. Penjualan Koncone Ngemil pun cukup turun drastis.

Namun, Ellie sangat bersyukur karena banyaknya bantuan pemerintah saat pandemi untuk pelaku usaha. Saat itu, ia pernah diberikan bantuan minyak goreng dan bahkan satu unit motor.

Baca juga: Cerita Nesya Anggi, Produksi Furnitur dari Limbah Kulit Jagung hingga Berhasil Ekspor

“Waktu itu pernah dikasih minyak goreng gratis sama motor. Saya juga pernah ngajuin motor untuk armada kirim produknya dan pemerintah bantu,” jelasnya.

Untuk mengatasi penurunan penjualan tersebut, Elli mengaku hanya fokus mengirim di titik-titik yang penjualannya masih terbilang bagus.

Produk di 125 Mitra dan Berhasil Ekspor ke Kanada

Elli pun berhasil mengembangkan usahanya hingga sekarang melewati masalah-masalah kritisnya saat itu. Kini produk Koncone Ngemil sudah ada di 125 mitra aktif atau berada di 200 titik, yang sudah masuk juga ke seluruh Indomaret dan Alfamaret Surakarta.

Setiap seminggu sekali, Elli pasti menerima orderan dari mitra-mitra. Hal itu menunjukkan bahwa penjualan Koncone sangat baik.

Elli mengatakan setiap bulannya ia bisa menjual 600 atau bahkan terbanyak pada angka 2.500pcs. Omzet Koncone Ngemil pun naik, saat ini Elli bisa menghasilkan omzet Rp 40 juta perbulannya.

Tak hanya memasarkannya di lokal, Elli juga telah berhasil ekspor produk melinjonya itu ke luar negeri yaitu Canada, tepatnya Vancouver.

“Aku berharap Koncone Ngemil bisa terus memperluas pasar dan bermanfaat bagi orang-orang di sekeliling-ku,” tutup Elli.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau