Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Ide Bisnis Jasa yang Berpotensi Hasilkan Banyak Cuan

Kompas.com, 29 Mei 2024, 17:03 WIB
Add on Google
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Jika ditanya apa bisnis yang paling menguntungkan, jawaban yang sebenarnya adalah bisnis yang bergerak di bidang jasa.

Anda tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli bahan-bahan baku untuk diolah, sebelum dijual ke pasaran.

Banyak tenaga, uang, dan waktu yang keluar. Belum lagi jika bahan baku naik harganya ataupun kedaluwarsa.

Baca juga: Ide Bisnis Jasa Yang Banyak Peminatnya, Ramai Terus Auto Cuan

Sangat berbeda jauh dengan bisnis jasa. Berkecimpung di dunia bisnis jasa, Anda hanya perlu menjual fisik atau keterampilan yang Anda punya.

Pelanggan akan membayar Anda untuk sesuatu yang telah Anda lakukan bagi mereka.

Berikut beberapa ide bisnis jasa yang dapat Anda jadikan inspirasi untuk memulai bisnis;

1. Jasa Kebersihan Profesional

Jasa ini cocok bagi Anda yang mempunyai hobi bersih-bersih. Dari hobi tersebut, Anda dapat dengan mudah menjadikannya sebagai ladang cuan.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda perlu membeli sejumlah peralatan pembersih dan alat transportasi.

Dengan kedua modal itu, Anda bisa langsung menawarkan layanan kebersihan kepada pemilik rumah, kompleks apartemen, dan properti komersial.

Anda tidak harus punya pendidikan formal untuk menjadi jasa kebersihan profesional, karena sebenarnya bersih-bersih adalah keahlian dasar dalam kehidupan.

Jika kerepotan untuk melakukannya sendirian, Anda bisa merekrut beberapa staf. Dengan begitu, bisnis Anda akan lebih bermanfaat, karena menyerap tenaga kerja.

2. Jasa Pengelola Acara (Event Organizer)

Berbagai acara besar seperti pernikahan, konferensi, konser musik, hingga acara-acara serupa memiliki kebutuhan akan penyelenggaraan acara yang profesional.

Pasalnya, untuk menciptakan sebuah acara yang sukses, melibatkan perencanaan, koordinasi, dan eksekusi.

Semua hal itu umumnya dilakukan oleh pengelola acara atau event organizer. Tak heran jika bisnis jasa satu ini sangat menguntungkan.

Jika Anda senang bertemu dengan orang banyak, merangkai sebuah acara, dan menikmati berada di tengah acara besar, cobalah mulai menjual jasa sebagai event organizer.

Kebutuhan jasa event organizer akan selalu ada dan tidak pernah habis, karena acara berjalan setiap waktu, di berbagai tempat.

Baca juga: 4 Ide Bisnis dari Rumah yang Bisa Menghasilkan Cuan

3. Jasa Pengelola Media Sosial

Video pendek menjadi tren yang kuat hingga saat ini. Semua sektor membutuhkan media sosial untuk meningkatkan engagement ataupun untuk promosi gratis, agar dapat dikenal banyak audiens.

Maka jasa-jasa pengelola media sosial (Social Media Specialist) akan sangat diperlukan.

Rata-rata gen z mempunyai kemampuan ber-media sosial yang mumpuni dibanding kalangan orang dewasa di atasnya, karena media sosial telah menjadi bagian dari hidup mereka.

Oleh sebab itu, mereka tak perlu mempunyai latar belakang formal terkait jasa pengelola media sosial.

4. Jasa Les

Jasa les atau mengajar bisa Anda lakukan secara daring maupun luring. Bisnis ini cocok untuk mahasiswa yang ingin menambah uang jajannya.

Apa yang Anda pelajari di bangku sekolah ataupun kuliah dapat Anda jual dengan mengajarkannya kepada orang lain.

Sistem pembayarannya pun bisa dihitung per jam, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan waktu kosong yang Anda miliki.

Baca juga: Keuntungan Bisnis Jasa, Tak Perlu Modal Besar tapi Cuannya Tinggi

5. Jasa Perawatan Taman

Jika Anda membuka jasa perawatan taman, maka pasti target pasar Anda adalah kalangan menengah ke atas.

Mereka yang berasal dari kalangan menengah atau kalangan atas lah yang mempunyai taman atau ruang hijau di rumahnya.

Mereka berani membayar Anda dengan besar, karena mereka tidak mempunyai banyak waktu untuk mengurus tanaman ataupun taman mereka.

Dengan fakta tersebut, bisnis jasa perawatan taman ini akan menjadi bisnis yang menjanjikan.

Anda hanya perlu membeli berbagai peralatan yang diperlukan. Peralatan itu bisa Anda gunakan setiap saat, seiring dengan permintaan jasa Anda yang akan terus berdatangan.

Baca juga: Bisa Nambah Cuan, 5 Ide Usaha Sampingan untuk PNS

6. Jasa Penerjemah

Banyaknya budaya asing yang masuk, menyebabkan adanya pertukaran kebudayaan. Bahasa juga termasuk ke dalam bagian dari budaya.

Apalagi untuk bahasa-bahasa asing seperti bahasa Korea, Jepang, dan yang pasti bahasa Inggris.

Kolaborasi akan terjadi dalam B2B (business to business). Maka sudah pasti banyak perusahaan yang membutuhkan seseorang yang fasih dalam suatu bahasa tertentu.

Tren ini membuka peluang bagi penutur multibahasa untuk menyediakan layanan khusus, seperti menerjemahkan dokumen dan informasi situs web ke berbagai bahasa untuk pasar internasional.

Jika Anda menguasai beberapa bahasa, Anda berpotensi sukses dalam menemukan ceruk pasar di industri layanan penerjemah.

Selamat mencoba.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau